Pengertian Pajak: Fungsi, Karakteristik, dan Jenisnya

Michelle Natalia ยท Minggu, 12 Juni 2022 - 09:01:00 WIB
Pengertian Pajak: Fungsi, Karakteristik, dan Jenisnya
Pengertian pajak: fungsi, karakteristik, dan jenisnya. Foto: Ilustrasi/Pixabay

JAKARTA, iNews.id - Sebagai warga negara, ada baiknya Anda mengetahui tentang pengertian pajak: fungsi, karakteristik, dan jenisnya. Yuk simak penjelasan berikut. 

Pengertian pajak dikutip dari laman Kemenkeu adalah kontribusi wajiba kepada negara yang terutang oleh pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang (UU), dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat. 

Sementara itu, pengertian pajak menurut ahli Mardiasmo, yakni iuran yang wajib dibayarkan oleh rakyat kepada negara dan masuk ke dalam kas negara. Negara atau pemerintah bertugas melaksanakan UU serta pelaksanaannya bersifat memaksa dan tanpa adanya balas jasa. 

Sedangkan menurut Prof Dr Rochmat Soemitro, SH dalam buku berjudul Perpajakan Edisi Revisi 2013, pengertian pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara Indonesia berdasarkan UU yang berlaku, di mana proses tersebut dapat dipaksakan tanpa memperoleh balas jasa. Di samping itu, proses tersebut juga langsung bisa ditunjukkan dan digunakan untuk membayar pengeluaran umum.  

Fungsi Pajak

Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara. Tanpa pajak, sebagian besar kegiatan negara tidak dapat dilaksanakan. Berikut ini, beberapa fungsi pajak:

  1. Pembayaran gaji aparatur negara seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia, dan Polisi Negara Republik Indonesia sampai dengan pembiayaan berbagai proyek pembangunan
  2. Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), subsidi listrik, subsidi pupuk, Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) atau sejenisnya, Pengadaan Beras Miskin (Raskin), Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas)
  3. Pembangunan sarana umum seperti jalan-jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit/puskesmas, kantor polisi
  4. Pembiayaan lainnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Karakteristik Pajak

Ada beberapa karakterikstik pajak, berikut di antaranya:

1. Pajak merupakan kontribusi wajib pajak kepada negara 

Karena wajib maka jika WP tidak membayar pajak akan dikenakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Bersifat memaksa 

Pemungutan pajak bersifat memasksa, sehingga pemerintah bisa memaksa menagmbil kontribusi pajak kepada negara dan denda sesuai dengan kententuan perundang-undangan. Meski memaksa, tapi tetap dibatasi oleh aturan. 

3. Disetorkan kepada negara atau daerah

Pajak harus disetorkan kepada negara atau daerah, bukan kepada orang pribadi/golongan/organisasi. 

4. Diatur dalam undang-undang

Dalam pasal 23A UUD 1945 disebutkan, pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan undang-undang.

5. Tidak ada imbalan langsung 

Saat membayar pajak, Anda tidak akan mendapatkan imbalan secara langsung dari pajak yang dibayarkan. Namun imbalan yang diterima oleh WP bisa berupa subsidi, bantuan sosial, perbaikan infrastruktur, bantuan pemerintah, dan lainnya. 

6. Digunakan untuk keperluan negara

Pajak merupakan sumber utama pendapatan negara. Pajak yang terkumpul akan digunakan untuk keperluan negara atau belanja negara. 

Jenis Pajak

Jenis pajak ada beberapa berdasarkan beberapa kategorinya. Jenis pajak berdasarkan lembaga yang mengelolanya dibagi menjadi ada dua jenis, yakni:

1. Pajak Pusat

Pajak yang dikelola oleh pemerintah pusat, yang dalam hal ini dikelola Direktorat Jenderal Pajak, antara lain:

  • Pajak Penghasilan (PPh)
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  • Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM)
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan (P3)
  • Bea Meterai.

2. Pajak Daerah 

Pajak yang dikelola oleh pemerintah daerah, dalam hal ini ditangani Dinas Pendapatan Daerah atau instansi yang menangani pemungutan pajak daerah, antara lain:

Provinsi:

  •  Pajak Kendaraan Bermotor
  • Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor
  • Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor;
  • Pajak Air Permukaan
  • Pajak Rokok

Kabupaten/Kota:

  •  Pajak Hotel
  • Pajak Restoran
  • Pajak Hiburan
  • Pajak Reklame
  • Pajak Penerangan Jalan
  • Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan
  • Pajak Parkir
  • Pajak Air Tana
  • Pajak Sarang Burung Walet
  • Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan
  • Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mulai berlaku 1 Januari 2011

Demikian pengertian pajak: fungsi, karakteristik, dan janisnya. Semoga menambah informasi dan pengetahuan untuk Anda.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda