Penyerapan PEN Rendah, Resesi Ekonomi Indonesia Tak Terhindarkan

Aditya Pratama ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 19:15 WIB
Penyerapan PEN Rendah, Resesi Ekonomi Indonesia Tak Terhindarkan

Ekonom melihat sampai saat ini anggaran program PEN masih sangat rendah dan resesi tidak akan terhindarkan. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19 saat ini baru mencapai 19 persen atau Rp136 triliun per 23 Juli. Adapun, total anggaran program PEN sebesar Rp695,2 triliun. Apakah ini akan memengaruhi ekonomi Indonesia?

Ekonom sekaligus Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah mengatakan, sampai saat ini anggaran program PEN masih sangat rendah dan resesi tidak akan terhindarkan.

"Walaupun program PEN sudah mengalami percepatan realisasi nantinya, resesi saya perkirakan tidak akan terelakkan lagi," ujar Piter saat dihubungi iNews.id, Minggu (2/8/2020).

Piter menambahkan, resesi bukanlah suatu hal yang menakutkan karena itu merupakan bagian dari kenormalan baru dam banyak negara mengalaminya. Namun, pemerintah menurutnya harus menjaga agar dunia usaha tidak bangkrut.

"Yang penting dan menjadi prioritas pemerintah adalah membantu masyarakat terdampak sekaligus menjaga ketahanan ekonomi," katanya.

Editor : Dani Dahwilani