Percepat Elektrifikasi di Wilayah Terluar, Menteri ESDM Tawarkan Smart Grid

Aditya Pratama ยท Sabtu, 27 Februari 2021 - 18:09:00 WIB
Percepat Elektrifikasi di Wilayah Terluar, Menteri ESDM Tawarkan Smart Grid
Menteri ESDM Arifin Tasrif. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memperkirakan pembangunan jaringan listrik pintar (smart grid) mampu mempercepat elektrifikasi masyarakat yang tinggal di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T). Apalagi ekosistem smart grid bisa dimanfaatkan untuk pengembangan energi baru terbarukan.

"Teknologi smart grid tidak terbatas hanya pada teknologi informasi dan komunikasi saja, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk sistem kelistrikan yang efisien di daerah 3T dengan memanfaatkan energi terbarukan setempat melalui konsep smart micro grid," katanya saat membuka webinar bertajuk "Implementation of Smart Grid" di Jakarta seperti dikutip dari laman Kementerian ESDM di Jakarta, Sabtu (27/2/2021).

Teknologi jaringan listrik pintar, sambung Arifin, dapat meningkatkan partisipasi konsumen listrik dalam sistem ketenagalistrikan dengan pemasangan meteran pintar (smart meter) yang menggunakan konsep komunikasi dua arah.

"Konsumen akan berubah menjadi prosumer atau konsumen yang bisa memproduksi listrik mereka sendiri, baik menggunakan solar home system atau mikrohidro," katanya.

Melalui pembangunan teknologi ini, Arifin berharap mampu meningkatkan rasio elektrifikasi nasional yang sudah menyentuh angka 99,2 persen pada akhir 2020, atau jauh meningkat dibanding pada 2000 yang hanya 53 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk

Halaman : 1 2