Percepat Penyerapan PEN, Anggaran Bansos Ditambah Jadi Rp242 Triliun

Suparjo Ramalan · Rabu, 23 September 2020 - 20:10:00 WIB
Percepat Penyerapan PEN, Anggaran Bansos Ditambah Jadi Rp242 Triliun
Pemerintah menambahkan anggaran jaring pengaman sosial yang sebelumnya Rp203,9 triliun menjadi Rp242 triliun. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menambahkan anggaran jaring pengaman sosial (social safety net) yang sebelumnya Rp203,9 triliun menjadi Rp242 triliun. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang mencapai Rp695,2 triliun.

Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Raden Pardede menyebut, penambahan anggaran itu dikhususkan bagi program-program yang dinilai berjalan baik dan maksimal.

Program yang dimaksud seperti subsidi gaji, subsidi gaji guru honorer, subsidi kuota internet, perpanjangan diskon listrik dan tambahan dana bergulir (LPDB). Pemerintah juga memberikan dukungan bagi UMKM yakni Bantuan Presiden Produktif untuk usaha mikro.

“Kami mau serap seluruh anggaran ini. Jadi anggaran pemerintah dari Rp695,2 triliun, kami enggak mau tinggalkan sepeser pun, karena kami lihat mungkin perlu realokasi anggaran ini terutama untuk pemberian bansos, perlindungan sosial, itu kami tambah,” ujarnya, Rabu (23/9/2020).

Langkah pemerintah untuk mendorong program bantuan sosial itu, kata Raden, agar masyarakat kelas menengah bawah mampu bertahan di tengah krisis ekonomi dan kesehatan saat ini. Dengan penambahan pagu anggaran itu, diharapkan mampu meningkatkan daya konsumtif masyarakat yang selanjutnya diyakini mendorong roda ekonomi nasional.

“Kalau mereka belanja, maka permintaan barang dalam negeri naik, kalau naik maka penciptaan lapangan kerja bisa terjadi dan selanjutnya ekonomi bergerak dan itu akan berputar,” ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda