Platform Digital Investasi Dorong Milinial Terjun ke Pasar Modal

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Selasa, 14 Mei 2019 - 22:36 WIB
Platform Digital Investasi Dorong Milinial Terjun ke Pasar Modal

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pada 2018 investor muda yang masuk di pasar modal sebanyak 26,2 persen. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada 2018 tercatat investor muda yang masuk di pasar modal sebanyak 26,2 persen. Angka ini diperkirakan bisa bertambah setiap tahunnya.

Presiden Direktur BNP Paribas Investment Partners Vivian Secakusuma mengatakan, hal tersebut merupakan bukti keberhasilan dari digital platform untuk investasi. Dengan, teknologi digital justru memudahkan generasi milenial untuk menjangkau investasi.

"Saya tidak surprised dengan data itu tapi itu kita lihat sebagai suatu yang positif karena berarti keberhasilan dari digital platform itu bisa dijangkau dengan mudah oleh kaum muda," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Pasalnya, di era teknologi ini generasi milenial akrab dengan internet dan para penyedia platform investasi bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk menjaring investor-investor muda. Hal ini seketika mematahkan pandangan investasi hanya untuk yang berumur.

"Kerena dengan internet saja dia sudah bisa berinvestasi dan itu yang membuat anak muda lebih tertarik," kata dia.

Selain itu, saat ini investasi tidak hanya untuk mencari keuntungan saja melainkan juga bisa membantu orang-orang dan lingkungan sekitar. Investasi jenis ini disebut sebagai sustainability investment sehingga cocok untuk generasi milenial yang berjiwa sosial tinggi.

"Ke depannya akan membantu investor-investor yang muda dan akan membantu secara enviroment dan society kita sendiri. Nanti akan semakin banyak investor yang berinvestasi di situ dan akan memberikan dampak yang positif ke masyarakat," ucapnya.

Investor muda menjadi peluang yang besar bagi penyedia layanan investasi karena jika minat berinvestasi ini dipupuk sejak masih sekolah maka ketika sudah memasuki masa kerja, generasi ini sudah terbiasa sisihkan penghasilannya untuk menbung saham.

Oleh karenanya, BEI membuka Galeri Investasi di berbagai sekolah dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Hal ini agar generasi milenial bisa belajar mengenai investasi saham sejak sekolah dan mulai menerapkannya.

Editor : Ranto Rajagukguk