PLN Siapkan Pasokan Listrik untuk Ibu Kota Negara Baru di Kaltim

Antara ยท Senin, 24 Agustus 2020 - 00:00 WIB
PLN Siapkan Pasokan Listrik untuk Ibu Kota Negara Baru di Kaltim

PLN siap memenuhi kebutuhan listrik Ibu Kota Negara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN siap memenuhi kebutuhan listrik Ibu Kota Negara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim). Ini setelah PLN mengalirkan tegangan pertama (energize) pada tiga proyek infrastruktur ketenagalistrikan, yaitu Gardu Induk (GI) 150 kiloVolt (kV) Embalut, GI 150 kV New Samarinda dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Embalut – New Samarinda.

“Penguatan sistem infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Kalimantan Timur ini merupakan dukungan kesiapan Ibu Kota Negara yang baru serta perkuatan kota penyangga di sekitarnya,” ujar General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim), Muhammad Ramadhansyah, Minggu (23/8/2020).

Jalur transmisi SUTT 150 kV Embalut – New Samarinda terdiri atas 45 tower dan terbentang sepanjang 28,4 kilometer sirkuit (kms) dari Kabupaten Kutai Kartanegara hingga Kota Samarinda. Infrastruktur ketenagalistrikan ini nantinya akan menambah keandalan sistem Intekoneksi Kalimantan khususnya pada sistem kelistrikan Mahakam.

“Perkuatan sistem ini dikarenakan adanya penambahan daya oleh pembangkit IPP, yaitu PLTU Embalut Ekspansi 2 Kaltim - 4 dengan kapasitas 2x100 MW,” katanya.

PLN juga kini tengah membangun jaringan transmisi 150 kV New Samarinda – Sambera dengan 67 tower yang terbentang sepanjang 40 km.

Selain di Kalimantan, PLN juga terus mengejar pembangunan dua jaringan transmisi bertegangan 150 kV di Sulawesi Barat (Sulbar), yaitu jaringan transmisi 150 kV Mamuju – Topoyo dan Topoyo – Pasangkayu. Percepatan pembangunan ini dilakukan sebagai upaya mempersiapkan Sulbar dan Sulteng sebagai provinsi penyangga bagi Ibukota Baru Indonesia yang akan datang.

“Sisi Barat Pulau Sulawesi dan Kalimantan Timur hanya dipisahkan oleh Selat Makassar. Ke depan, tentu Sulbar dan Sulteng akan menjadi penyangga bagi Ibu Kota Baru yang berada di Kalimantan Bagian Timur. Industri, bisnis dan pusat pemerintahan yang akan hadir di sana membutuhkan pasokan listrik memadai. Sebab itu kami siapkan dari sekarang,” jelas General Manager PLN UIP Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) I Putu Riasa.

Editor : Dani Dahwilani