PPKM Level 3 Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Sandiaga Uno: Ini Kebijakan Sementara

Athika Rahma ยท Senin, 29 November 2021 - 15:01:00 WIB
 PPKM Level 3 Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Sandiaga Uno: Ini Kebijakan Sementara
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Partiwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mengatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru merupakan kebijakan sementara yang harus disikapi dengan bijak. 

Menurut Sandiaga, hal itu merupakan upaya pemerintah untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 yang biasanya terjadi pada libur nasional dan keagamaan.

"Ini hanya sementara. Kita tidak ingin mengulang masalah yang sama dimana libur nasional dan libur hari besar agama selalu menjadi pemicu terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia," kata Sandiaga Uno, dalam Weekly Press Briefing di kantornya, Senin (29/11/2021).

Dia menjelaskan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi sektor yang rentan menyebarkan Covid-19. Hal ini karena industri kreatif melibatkan banyak orang yang berkegiatan fisik. 

Maka dari itu, pemerintah telah menyiapkan beberapa kebijakan agar penularan virus bisa ditekan. Oleh karenanya, pemberlakuan PPKM level 3 ini hendaknya disikapi dengan bijak oleh para pelaku ekonomi kreatif. 

"Ini bukan melarang, tetapi membatasi operasional dan aktivitas usaha atau destinasi wisata baik dari aspek waktu operasional, kapasitas pengunjung dan penerapan protokol kesehatan secara ketat pada saat perayaan natal dan tahun baru 2021-2022," ujar Sandiaga. 

Dia mengungkapkan, antisipasi yang disiapkan antara lain menerbitkan surat edaran kepada kepala daerah serta para ketua asosiasi usaha pariwisata untuk dapat mendukung sosialisasi, penerapan serta melakukan pengawasan dan pengendalian kebijakan aktivitas usaha dan destinasi wisata selama nataru.

Lalu, ruang lingkup usaha penyediaan makanan dan minuman, tempat wisata dan tempat hiburan lain juga diatur kapasitas dan waktu operasionalnya. Sandiaga menekankan, pemerintah sama sekali tidak melarang pembukaan usaha di masa nataru.

"Kita harapkan dampaknya tidak terlalu negatif karena kita sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasinya," tutur Sandiaga Uno.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: