Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Venezuela Akui Gagal Kelola Ekonomi Negara

Rabu, 01 Agustus 2018 - 17:02:00 WIB
Presiden Venezuela Akui Gagal Kelola Ekonomi Negara
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. (Foto: AFP/Yamil Lage)
Advertisement . Scroll to see content

“Saya memperkirakan butuh waktu dua tahun lagi supaya negara kita stabil dan akan terlihat adanya kesejahteraan,” ucap Presiden.

Maduro yang menggantikan mendiang Hugo Chavez yang terkena serangan jantung pada 2013 itu telah membuat rencana untuk memulihkan ekonomi Venezula. Negara Amerika Latin tersebut berencana mendongrak produksi minyak menjadi 6 juta barel per hari pada 2025. Produksi minyak Venezuela anjlok dari level tertingginya pada 2008 yang sempat menyentuh 3,2 juta per hari. Saat ini, hanya 1,5 juta barel per hari, terendah dalam 30 tahun terakhir.

Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan laju inflasi Venezuela hingga akhir tahun ini bisa menembus 1 juta persen. Pertumbuhan ekonomi juga akan terkontraksi 18 persen seperti empat tahun terakhir.

Manduro menyebut, kondisi Venezuela saat ini karena “perang ekonomi” yang dilancarkan oleh AS. Dia menyerukan pendukung partainya untuk terus bekerja dan melawan agresi Amerika.

Washington menerapkan sanksi finansial kepada Maduro dan pejabat tinggi negara Venezuela, termasuk perusahaan minyak negara, PDVSA. Padahal, 96 persen penerimaan negara tergantung pada penjualan minyak.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut