Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Driver Ojol Bakal Berstatus UMKM, Menteri Maman Jamin Akses KUR Lebih Gampang
Advertisement . Scroll to see content

Pro-Kontra Transportasi Online, Kemenhub Studi Banding ke Thailand

Selasa, 10 April 2018 - 12:23:00 WIB
Pro-Kontra Transportasi Online, Kemenhub Studi Banding ke Thailand
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi (Foto: iNews.id/Ade)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana melakukan studi banding ke Thailand dalam rangka meninjau sistem serta regulasi transportasi berbasis dalam jaringan (daring/online). Akan ada satu tim yang akan diberangkatkan, yang terdiri dari unsur pemerintah hingga Asosiasi Driver Online (ADO).

"Pak menteri (Menhub) sampaikan ke saya salah satunya adalah Thailand. Hanya satu tim dari kita, pakar, saya juga akan libatkan aliansi yang kemarin mewakili pengemudi itu saya ajak juga biar tahu. Jangan dari pemerintah saja, dari mereka juga harus tahu," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi, ditemui di Mandarin Hotel, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Budi Setiyadi mengakui, kegiatan transportasi online di Thailand memang belum sempurna dan masih terus dianalis untuk dibentuk aturan terbaik. Namun, pihaknya akan mereplikasi aturan dari Thailand yang kemudian disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.

"Saya sudah siapkan tim bahkan juga pakar untuk melihat beberapa aspek yang disiapkan Thailand yang menurut kita walaupun progresnya belum 100 persen tapi saya akan mencontoh mereka. Misal dalam aspek regulasi seperti apa," ujarnya.

Delegasi yang ditugaskan untuk studi banding akan diberangkatkan pekan depan. Kini, Kementerian Perhubungan hanya perlu menanti restu dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetnag).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut