Rencana Induk Ibu Kota Baru Ditargetkan Selesai Mei 2020

Muhammad Aulia ยท Jumat, 06 Maret 2020 - 14:38 WIB
Rencana Induk Ibu Kota Baru Ditargetkan Selesai Mei 2020

Konsep pembangunan jalan di ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah tengah mematangkan rencana induk (masterplan) ibu kota di Kalimantan Timur (Kaltim). Rencana terpadu itu mencakup infrastruktur jalan, sumber daya air, transportasi, energi listrik, dan jaringan komunukasi.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga mengatakan, penyusunan rencana induk melibatkan instansi terkait lain seperti Kemenhub, Kementerian ESDM, dan Kominfo.

"Hrus ada konsep yang menyeluruh dan terintegrasi antara infrastruktur sumber daya air dan jalan dengan pembangunan kereta api dan bandara, serta pembangunan energi listrik dan jaringan komunikasi. Targetnya akan selesai dan dipresentasikan di hadapan Presiden pada bulan Mei 2020,” kata Danis, Jumat (6/3/2020).

Danis menjelaskan, rencana induk ini akan menjadi dasar bagi penyusunan RUU Ibu Kota Negara (IKN). Konsep rencana induk akan dimulai dari titik kawasan inti pusat pemerintah (KIPP) IKN dengan luas 5.000 hektare.

Setelah penyusunan rencana induk selesai, infrastruktur jalan dan SDA akan mulai dibangun pada semester II-2020. Saat ini, Kementerian PUPR tengah menyiapkan pengambilan sampel tanah di beberapa titik untuk pembangunan jalan.

"Saat ini Bendungan Sepaku Semoi sedang dalam proses lelang dan groundbreaking untuk konektivitas akan diutamakan pada akses jalan utama menuju kawasan inti. Pembangunannya harus ramah lingkungan,” tuturnya.

Untuk Kemenhub, kata Danis, rencana pembangunan bandara dan pelabuhan disiapkan. Sementara untuk kebutuhan energi, Danis memperkirakan kebutuhan listrik tahap awal IKN sekitar 1,5 gigawatt (GW), yang akan dipenuhi lewat PLTS dan mikrohidro.

Selain itu, kata Danis, sistem rangka atap untuk pemanfaatan energi solar cell juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan listrik. Dengan demikian, ibu kota baru nantinya dibangun ramah lingkungan.

Editor : Rahmat Fiansyah