Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penembakan di Area Grasberg Mimika, Karyawan Freeport Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Soal Divestasi Freeport, Jokowi: Duitnya Sudah Ada, Tinggal Bayar Saja

Senin, 03 Desember 2018 - 13:19:00 WIB
Soal Divestasi Freeport, Jokowi: Duitnya Sudah Ada, Tinggal Bayar Saja
Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi sebelumnya meminta agar akuisisi saham mayoritas di PTFI bisa tuntas pada akhir tahun ini. Permintaan itu disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) bersama para menteri Kabinet Indonesia Kerja.

Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan soal perkembangan divestasi 51 persen saham PTFI. Beberapa hal yang sudah dituntaskan dalam aksi korporasi tersebut yaitu Divestment Agreement, Sales and Purchase Agreement, dan Subscription Agreement.

“Saya juga mengikuti bahwa ada beberapa tahap lanjutan yang masih perlu penyelesaian yang perlu dipercepat,” kata Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, dikutip dari lamanSekretariat Kabinet, Kamis (29/11/2018).

Beberapa tahapan yang perlu segera dituntaskan antara lain penyelesaian isu lingkungan, masalah limbah, masalah tailing. Selain itu, ada pula isu perubahan Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), kepemilikan saham pemerintah daerah, masalah pajak, royalti, dan stabilitas investasi.

“Saya minta semua tahapan proses divestasi itu bisa diselesaikan dan sudah final kita harapkan sebelum akhir tahun 2018 ini, semuanya rampung,” ucap dia.

Mantan Wali Kota Solo itu menyebut, proses divestasi PTFI merupakan langkah besar untuk mengembalikan mayoritas kepemilikan sumber daya alam strategis ke pangkuan ibu Pertiwi.

“Akan kita gunakan sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, utamanya rakyat Papua,” kata Jokowi.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut