Soal Ibu Kota Baru, Kementerian PUPR Dorong Penguatan Informasi Rantai Pasok
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong penguatan informasi rantai pasok industri Material dan Peralatan Konstruksi (MPK) yang berbasis digital. salah satunya guna mendukung rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur.
Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti menyebutkan, penguatan informasi rantai pasok tersebut antara lain dalam mendukung visi pembangunan infrastruktur tahun 2020-2024 dan rencana pemindahan lokasi Ibu Kota Negara.
"Sistem informasi rantai pasok perlu terus dikembangkan terutama pada informasi supply and demand atau kebutuhan dan ketersediaan MPK secara real time," kata Anita Firmanti dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (5/9/2019).
Informasi itu, ujar dia, dapat diakses oleh siapa saja dan di mana saja untuk membantu perencanaan pekerjaan konstruksi serta pemutakhiran rantai pasok. Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, pihaknya siap melaksanakan konstruksi berbagai pembangunan yang akan dilaksanakan di daerah Kalimantan Timur.
"Konstruksi pembangunan infrastruktur kira-kira memakan 3-4 tahun untuk jalan air, waduk, sanitasi dan gedung-gedung," kata Basuki Hadimuljono.