Sosok Arifin Tasrif, Malang Melintang di Industri Pupuk Kini Jabat Menteri ESDM

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Rabu, 23 Oktober 2019 - 11:46 WIB
Sosok Arifin Tasrif, Malang Melintang di Industri Pupuk Kini Jabat Menteri ESDM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Rabu (23/10/2019), pagi. Kursi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diketahui diisi oleh wajah baru di kabinet, yakni Arifin Tasrif sebagai pengganti Ignasius Jonan.

Mengenakan batik berdasar putih, Arifin diperkenalkan sebagai sosok yang tak asing bagi Jokowi. Dia sebelumnya memang dipercaya sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jepang. "Beliau pernah menjadi Dirut di BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Kemudian jadi Dubes di Jepang," kata Jokowi.

Di tugasnya yang baru, Arifin diminta memperbaiki pengelolaan sektor ESDM, khususnya energi baru terbarukan (EBT), hingga masalah minyak dan gas bumi (migas). "Saya kira urusan dengan realisasi EBT, mengurangi impor migas dan berada di beliau," ujar Jokowi.

Pria kelahiran Jakarta 19 Juni 1953 ini adalah seorang profesional Indonesia berdarah Minang. Sebelum dipercaya menjadi Duta Besar, Arifin menduduki kursi Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero). 

Dia merupakan Dirut pertama perusahaan pelat merah pupuk setelah holdingisasi yang dilakukan oleh Kementerian BUMN. Oleh Kementerian BUMN, ia ditugaskan untuk mengoordinasikan produksi dan distribusi lima perusahaan pupuk nasional.

Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Pupuk Sriwijaya dan PT Petrokimia Gresik. Arifin menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Kimia pada tahun 1972.

Pada tahun 2011, ia menerima Honorary Fellowship Award dari AFEO (ASEAN Federation of Engineering Organization), atas kontribusinya dalam dunia keprofesian sebagai insinyur di Indonesia dan regional ASEAN. Selain sebagai profesional, Arifin juga terlibat dalam kepengurusan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia.


Editor : Ranto Rajagukguk