Sri Mulyani Jelaskan soal Utang Pemerintah di Depan Anak SD dan SMP
JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hari ini menjadi pengajar dalam program "Kemenkeu Mengajar". Di depan anak SD dan SMP, dia menjelaskan soal utang pemerintah.
Sri Mulyani mengatakan, pemerintah terpaksa berutang karena kebutuhan belanja negara melonjak akibat pandemi Covid-19. Sementara pemasukan berkurang.
"Kita harus menjaga belanja (negara) harus hemat efisien dan tidak boleh dikorupsi. Tapi kalau belanja dijaga tapi pemasukan tidak cukup kita harus berutang karena kebutuhan banyak, ini gara-gara Covid-19," katanya secara virtual, Senin (30/11/2020).
Menurut Sri Mulyani, utang tak selalu buruk. Bagi Indonesia, utang digunakan untuk memberikan dorongan pada perekonomian yang tertekan Covid-19. Di antaranya utang untuk program perlindungan sosial yang anggarannya Rp97 triliun.
"Apa itu perlindungan sosial? Masyarakat miskin yang diberikan pemerintah bantuan. Bisa uang maupun sembako kita kasih," katanya.
Bentuk bantuan sosial lainnya, kata Sri Mulyani, adalah subsidi listrik dan kuota internet. Pasalnya, banyak masyarakat yang bekerja dari rumah dan sebagian usahanya sedang susah.
Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu berjanji utang yang ada akan dibayarkan setelah pendapatan negara pulih.
"Kalau kita kekurangan untuk pendapatan kita berutang dan utangnya kita jaga dan kita kembalikan lagi utangnya dari pembayaran pajak," kata Sri Mulyani.
Editor: Rahmat Fiansyah