Staf PUPR Diserang Panah, Wamen Wempi Minta Pembangunan Infrastruktur Papua Didukung

Rahmat Fiansyah ยท Senin, 28 Oktober 2019 - 11:45 WIB
Staf PUPR Diserang Panah, Wamen Wempi Minta Pembangunan Infrastruktur Papua Didukung

Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo. (Foto: Humas PUPR)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyesalkan insiden penyerangan terhadap rombongan PUPR dengan panah. Tim tersebut tengah melakukan survei di Jalan Trans Papua ruas Dekai-Kenyam, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Kepala Satker Pembangunan Jalan Nasional V Papua Puncak Jaya, La Hanafi terkena panah di bagian punggung. Selain itu, Iriana Heri Agus, karyawan PT Agung Mulia juga terluka di leher. Keduanya saat ini dirawat intensif di RS Provita Jayapura.

"Pak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) menugaskan saya untuk melihat langsung kondisi kedua korban karena mereka merupakan staf kami yang sedang melaksanakan tugas untuk pembangunan infrastruktur di Tanah Papua," ujar Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo, Senin (28/10/2019).

Wamen Wempi meminta semua pihak mendukung pembangunan infrastruktur di Papua dengan menjaga situasi wilayah tetap kondusif. Dia juga berharap koordinasi pemerintah daerah diperkuat dalam mengawal keamanan dan kelancaran pembangunan.

"Agar infrastruktur bisa terbangun dengan baik, saya ingin sampaikan semua ke saudara-saudara saya yang ada di Papua, kalau ada masalah komunikasi mari kita bicarakan dengan baik," katanya.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura Osman H Marbun mengatakan, rombongan yang diserang sedang mengawasi salah satu ruas jalan Trans Papua di Provinsi Papua, tepatnya segmen VI ruas Kenyam-Dekai sepanjang 217,9 kilometer (km).

Pada akhir tahun lalu, ruas jalan ini sudah selesai 192,4 km. Pada tahun ini, pengerjaan dilanjutkan untuk sisanya sepanjang 25,4 km sehingga ditargetkan bisa selesai seluruhnya pada akhir 2019.

Selain jalan, kata Osman, wilayah itu juga dibangun 15 jembatan dengan total panjang 1,9 km untuk menghubungkan daerah-daerah yang di Papua.

Editor : Rahmat Fiansyah