Suprajarto Tolak Jadi Pimpinan, BTN Tunjuk Oni Febriarto sebagai Plh Dirut

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 30 Agustus 2019 - 19:23 WIB
Suprajarto Tolak Jadi Pimpinan, BTN Tunjuk Oni Febriarto sebagai Plh Dirut

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menunjuk Oni Febriarto Rahardjo sebagai Direktur Utama. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menunjuk pimpinan sementara setelah Suprajarto menolak keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang mengangkatnya sebagai Direktur Utama (Dirut). Dengan adanya penolakan tersebut, perusahaan pelat merah ini menunjuk Oni Febriarto Rahardjo yang menjabat sebagai Direktur Commercial Banking menjadi Pelaksana Harian Direktur Utama BTN.

Corporate Secretary Bank BTN Achmad Chaerul, menyatakan manajemen menghormati keputusan mengenai perubahan pengurus perseroan. Hal itu,  menurutnya merupakan kewenangan penuh dari pemegang saham. Chaerul optimistis dengan formasi Direksi saat ini, dan dengan peran Oni Febriarto Rahardjo sebagai Direktur Commerical Banking untuk menjalankan tugas Direktur Utama, bisnis Bank BTN tetap berjalan dengan baik.  

Sebagai informasi, Oni Febriarto telah menjabat menjadi Direktur Commercial Banking sejak 24 Mei 2015. Kariernya sendiri di Bank BTN dimulai sejak tahun 1997.

Selain itu, perseroan juga memiliki Direktur Collection & Asset Management yang baru, yaitu Elisabeth Novie. “Ibu Novie sudah lama menjadi bagian dari keluarga besar Bank BTN, beliau kompeten di bidangnya karena telah lebih dari 26 tahun bersama BTN dan sebelumnya pernah menjabat Kepala Divisi Asset Management. Kami yakin dengan posisi yang baru ini akan lebih fokus dalam berkontribusi pada perbaikan kualitas kredit dan akan mendorong kinerja Bank BTN lebih baik kedepannya,” kata Chaerul dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Sebagai perusahaan terbuka, Bank BTN taat asas dan sesuai dengan Good Corporate Governance (GCG) akan menjalankan keputusan RUPSLB tersebut. Bisnis BTN tetap akan berjalan normal sesuai Rencana Bisnis Bank dengan dukungan seluruh pegawai BTN untuk menjalankannya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Suprajarto mengumumkan kabar mengejutkan. Dia menolak jabatan barunya sebagai Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).

Penunjukan Suprajarto sebagai bos BTN untuk menggantikan Maryono diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN, Kamis (29/8/2019). Keputusan ini tidak terlepas dari peran Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas BTN.

Suprajarto mengaku keputusannya mengundurkan diri sebagai Dirut BTN karena sejak awal tidak dilibatkan dalam penetapan tersebut. Dia mengaku pengunduran dirinya tidak ada kaitannya dengan Menteri BUMN, Rini Soemarno.

"Saya enggak pernah ada persoalan sama orang sih. Saya profesional saja, biasa menjalankan," ujarnya saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Editor : Ranto Rajagukguk