Tahun Depan Seluruh Jalan Tol Ditargetkan Bebas dari Truk ODOL

Rahmat Fiansyah ยท Minggu, 03 November 2019 - 11:09 WIB
Tahun Depan Seluruh Jalan Tol Ditargetkan Bebas dari Truk ODOL

Truk ODOL dilarang masuk jalan tol. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan seluruh jalan tol di Indonesia bebas dari truk obesitas alias over dimension over load (ODOL) pada 2020. Pasalnya, keberadaan truk ODOL di jalan tol telah merugikan negara.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Korlantas Polri.

"Saya meminta kepada pihak-pihak yang terkait bahwa persoalan ODOL ini merupakan tanggung jawab bersama. Jangan sampai kita terlambat menyadari bahwa hal ini dapat merugikan banyak pihak, tak hanya mengakibatkan korban jiwa namun negara turut dirugikan dengan anggaran untuk perbaikan jalan yang rusak akibat banyak kendaraan yang melanggar ODOL," ujar Budi, Minggu (3/10/2019).

Berdasarkan data Kementerian PUPR, kerugian negara akibat truk ODOL di jalan tol mencapai Rp43 triliun per tahun. Oleh karea itu, Budi meminta kerja sama dari para pemilik truk untuk mengubah kendaraannya.

"Bagi pemilik kendaraan yang dimensinya tidak sesuai, untuk segera menormalisasi kendaraannya, yang masih over dimensi ya jangan masuk tol," ucapnya.

Selain jalan tol, kata Budi, Kemenhub juga berencana untuk menjadikan jalur penyeberangan bebas truk ODOL. Per 1 Februari 2020, penyeberangan Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, akan menjadi wilayah bebas truk ODOL.

"Sehingga nanti tahun 2021, Indonesia bebas ODOL," kata dia.

Editor : Rahmat Fiansyah