Tingkatkan Kualitas SDM, Pemerintah Rancang Roadmap Vokasi

Rully Ramli ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 20:03 WIB
Tingkatkan Kualitas SDM, Pemerintah Rancang Roadmap Vokasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah tengah merancang roadmap untuk mendorong vokasi pendidikan tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal ini dilakukan agar dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Pengembangan vokasi SMK ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Kabinet pada 7 Agustus 2018. Dalam sidang tersebut, Jokowi menegaskan pengembangan vokasi sangat penting lewat peningkatan kemitraan dengan industri.

Untuk merancang roadmap vokasi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengumpulkan beberapa kepala daerah, beserta perwakilan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia

"Kita perlu memulai dengan beberapa provinsi supaya ada SMK vokasi yang di anggap prioritas di setiap daerahnya. masing-nasing daerah bisa beda ya kan," kata Darmin, ditemui di gedung Ali Wardhana Kemenko Perekonomian, Jumat (7/12/2018).

Darmin meminta kepala daerah untuk mengusulkan bidang usaha apa yang memiliki potensi besar, sehingga nantinya dapat dijadikan prioritas pelatihan vokasi. Setelah mengetahui potensi daerah, kurikulum pendidikan akan disesuaikan, dengan harapan dapat memaksimalkan vokasi.

Kemudian, perlu dipikirkan bagaimana merombak struktur belajarnya, yaitu mengatur porsi belajar teori di kelas dan praktik di lapangan. Darmin menekankan, jangan terlalu banyak kurikulum yang normatif dan adaptif, melainkan teknis yang produktif.

Selain itu, Darmin mengajak sektor industri untuk berperan aktif membantu program ini. Untuk itu, pemerintah akan membayar perusahaan yang membantu keberlangsungan pendidikan vokasi, dalam bentuk keringanan pajak.

"Untuk setiap Rp1.000 yang dipakai mereka (murid vokasi), untuk guru, alat untuk praktik, pemerintah akan ganti Rp2.000, tapi bentuknya bukan cash, tapi hitungan di pajaknya," kata Darmin.

Adapun perwakilan daerah yang hadir adalah Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Wakil Gubenur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara R Sabrina, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Tia Kusuma R.


Editor : Ranto Rajagukguk