Tiru Brasil & Pakistan, Bappenas Yakin Ibu Kota Baru Bisa Mulai Beroperasi 2024

Antara ยท Rabu, 02 Oktober 2019 - 09:40 WIB
Tiru Brasil & Pakistan, Bappenas Yakin Ibu Kota Baru Bisa Mulai Beroperasi 2024

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro. (Foto: Humas Bappenas)

BALIKPAPAN, iNews.id - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) optimistis pemindahan ibu kota dapat dilakukan dengan waktu yang cepat. Indonesia bisa meniru Brasil dan Pakistan yang sukses memindahkan ibu kota dalam kurun waktu kurang dari lima tahun.

"Ternyata ada dua negara di tahun 1960-an memindahkan ibu kotanya dan membutuhkan waktu tidak lebih dari lima tahun untuk membuat kota yang dibangun dari nol dan sudah beroperasi sebagai pusat pemerintahan atau ibu kota negara," kata Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (1/10/2019) malam.

Bambang menuturkan, Brasil di bawah kepemimpinan Presiden Juscelino Kubitschek de Oliveira saat itu memutuskan untuk memindahkan ibu kota karena tingginya ketimpangan antara masyarakat yang tinggal di pesisir pantai dengan yang tinggal di sekitar Amazon.

Pada 1956, ibu kota dipindah dari Rio de Jeneiro ke Brasilia yang saat itu tanahnya relatif kosong. Pembangunan ibu kota ternyata bisa dilakukan dengan cepat.

"Pada 1960, Presiden Brasil saat itu berhasil mendeklarasikan ibu kota negara baru, hanya dalam waktu lima tahun," tutur mantan menteri keuangan itu.

Sementara Pakistan, kata dia, juga berhasil memindahkan ibu kota negara dari Karachi ke Islamabad dalam waktu yang singkat. Presiden Ayub Khan saat itu berpikir Karachi yang berada di pinggiran pantai tumbuh tak terkendali meski menjadi pusat ekonomi dan bisnis.

Akhirnya, Karachi yang sudah terlalu padat layaknya Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota. Islamabad kemudian dipilih karena lokasinya yang strategis bisa menjangkau semua area di Pakistan.

"Kemudian pada 1963 berhasil dipindahkan hanya dalam waktu empat tahun dari Karachi ke Islamabad," ucapnya.

Bambang menilai, keberhasilan Brasil dan Pakistan seharusnya juga bisa dilakukan Indonesia dalam periode waktu yang sama atau bahkan lebih cepat. Didukung teknologi saat ini yang lebih maju, tenaga kerja, serta infrastruktur yang lebih baik, mimpi membangun ibu kota baru secara cepat bukan hal yang mustahil dilakukan.

"Selalu saya tekankan awal 2024, insyaallah kita sudah mulai pemerintahan itu di ibu kota baru. Jadi harus ada deadline yang ketat dan contoh yang jelas supaya semua orang termotivasi untuk bisa melakukannya tepat waktu," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah