Tol JORR II Rampung, BPJT Harap Angkutan Kargo Tak Gunakan Tol Dalam Kota

Aditya Pratama · Jumat, 06 Desember 2019 - 23:08 WIB
Tol JORR II Rampung, BPJT Harap Angkutan Kargo Tak Gunakan Tol Dalam Kota

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

TANGERANG SELATAN, iNews.id - Pemerintah terus mempercepat pembangunan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang salah satunya berfungsi untuk memecah kepadatan di tol dalam kota. Selain itu, nantinya Tol JORR dimanfaatkan untuk angkutan berat yang akan melintasi Ibu Kota.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, saat ini Bandara Soekarno Hatta (Soetta) sedang dalam tahap pengembangan terminal kargo. Oleh karena itu, kargo atau kendaraan pengangkut barang lain akan menggunakan Tol JORR II menuju timur Jakarta.

"Harapan kita kargo yg akan mengangkut barang-barang itu melalui kontainer tidak menggunakan tol dalam kota tetapi Tol JORR II ini menuju daerah timur," ujar Danang di Gerbang Tol Parigi, Tangerang Selatan, Jumat (6/12/2019).

Danang menambahkan, pada pertengahan atau akhir tahun 2020 nantinya seluruh jaringan JORR II sudah terbentuk, mulai dari Cengkareng-Kunciran, Kunciran-Serpong, Serpong-Cinere, Cinere-Jagorawi, Cimanggis-Cibitung, dan Cibitung-Cilincing. Setelah itu, pemerintah akan melakukan integrasi tarif Tol JORR.

"Kan sudah lengkap semuanya, sehingga kita akan lakukan integrasi tarif itu bisa kita lakukan," kata dia.

Danang menambahkan, dengan pembangunan Tol JORR II maka integrasi tarif dapat dilakukan. Saat ini, Kementerian PUPR baik di BPJT dan Bina Marga juga sedang menyusun perbaikan Peraturan Menteri PUPR Nomor 16 Tahun 2017 mengenai integrasi. Dengan begitu, harapannya pada pertengahan tahun depan akan ada Peraturan Menteri baru mengenai integrasi tarif tersebut.

Dia juga berharap, pada kuartal kedua nanti jaringan menuju Tol JORR 2 sudah lengkap seluruhnya, dan nantinya pada kuartal empat harapannya sudah tuntas membentuk jaringan Jabodetabek yang utuh, sehingga terjadi pemisahan antara lalu lintas lokal dan lalu lintas terus menerus.

"Selanjutnya, menghadapi integrasi tarif yang kita lakukan dengan metode cardless ya yang akan kita mulai tendernya kira-kira kuartal kedua atau awal kuartal ketiga tahun 2020," ucap Danang.

Editor : Ranto Rajagukguk