Video Coalition of Indonesia Serukan Tindakan Tegas Lawan Pembajakan
“Karya kolaboratif ini akan semakin tak berarti jika pembajakan tidak dicegah melalui sistem yang berkelanjutan. Semoga apa yang telah dilakukan oleh Kemenkominfo memberikan suasana positif bagi perkembangan serta kesadaran menonton yang benar dan baik,” tuturnya.
Ketua Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI) Chand Parwez akan terus melawan pembajakan secara proaktif. Mempertimbangkan besarnya biaya pelanggaran hak cipta, semua pihak harus tetap waspada dan terus memerangi situs web pembajakan film yang tidak hanya mencuri konten, melainkan juga menggunakan platform mereka untuk secara aktif mempromosikan kegiatan ilegal, termasuk perjudian. “Satu perlawanan tidak akan memenangkan perang dan APFI akan terus berjuang," ujarnya.
CEO GoPlay Edy Sulistyo mengapresiasi langkah-langkah penegakan hukum pemerintah dalam memberantas pembajakan film di Indonesia. Tindakan pembajakan film sangat merugikan para pelaku industri perfilman.
“Untuk itu, perlindungan kekayaan intelektual, khususnya bagi para sineas dan content creator menjadi salah satu perhatian kami di GoPlay, sebagai platform video on demand. Hal ini sejalan dengan langkah GoPlay untuk menyediakan akses dan wadah bagi sineas nasional untuk memperkenalkan karya-karya ke pasar yang lebih luas,” katanya.
Manager Umum AVIA dari Coalition Against Piracy (CAP) Neil Gane menilai pembajakan seperti indoXXI adalah kejahatan terorganisasi. Kelompok-kelompok kejahatan ini membuat pendapatan ilegal dari penyediaan konten yang dicuri. Dari sudut pandang konsumen, mengakses konten pembajakan film juga penuh risiko.
Situs web pembajakan memiliki basis pengguna sukarela, dan semakin banyak digunakan sebagai umpan untuk mendistribusikan malware. “Jenis malware yang tertanam dalam ekosistem pembajakan dapat mencakup malware berbahaya, seperti trojan akses jarak jauh yang memungkinkan peretas untuk mengaktifkan dan merekam dari webcam perangkat tanpa korban sadari,” katanya.
Editor: Ranto Rajagukguk