Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jejak Ponsel Jurnalis Hilang Terakhir Terdeteksi di Pulau Sebesi, Ini Penjelasan Polda Banten
Advertisement . Scroll to see content

10 Hari Dicari, Operasi SAR Jurnalis iNews Yudistiro Pranoto dan 7 Orang Dihentikan

Kamis, 17 September 2026 - 19:44:00 WIB
10 Hari Dicari, Operasi SAR Jurnalis iNews Yudistiro Pranoto dan 7 Orang Dihentikan
Operasi SAR 8 orang hilang di Selat Sunda, termasuk jurnalis iNews Yudistiro Pranoto, dihentikan setelah 10 hari. Pencarian bisa dibuka jika ada petunjuk. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

"Namun pencarian bukan disetop total karena apabila ada petunjuk atau tanda-tanda keberadaan mereka yang hilang, operasi akan dibuka kembali," ujarnya.

Hilang Kontak dalam Perjalanan ke Anak Krakatau
Kapal yang membawa delapan orang tersebut diketahui bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Perjalanan kapal diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua jam. Namun, pada pukul 14.42 WIB, kapal dilaporkan hilang kontak di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Delapan orang yang berada di dalam kapal terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal.

Mereka yakni Yudistiro Pranoto, jurnalis sekaligus pewarta foto iNews; Firdaus Wajidi, jurnalis Anadolu Agency; Donal Husni, jurnalis freelance; M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Antara; dan Arie Basuki, pewarta foto Merdeka.com.

Sementara tiga kru kapal yakni Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu atau guide.

Operasi SAR gabungan sebelumnya telah melibatkan berbagai unsur untuk mencari keberadaan delapan orang tersebut di perairan Selat Sunda. Setelah 10 hari pencarian dan tambahan waktu operasi, tim SAR akhirnya memutuskan menghentikan operasi secara resmi.

Namun, kemungkinan pembukaan kembali operasi tetap terbuka apabila terdapat informasi, petunjuk, maupun tanda-tanda baru terkait keberadaan para korban.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut