Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Setelah Lapas Cibinong, Kini Harga Sultan Ada di Rutan Pondok Bambu
Advertisement . Scroll to see content

Buntut Skandal "Sel Sultan", Dirjenpas Mashudi Pilih Nyatakan Mundur dari Jabatan

Jumat, 02 Oktober 2026 - 14:19:00 WIB
Buntut Skandal
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, secara mengejutkan menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan usai terbongkarnya skandal klaster mewah di Lapas Cibinong, Jawa Barat.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Gelombang skandal di lembaga pemasyarakatan kembali memicu guncangan hebat di tubuh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, secara mengejutkan menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan usai terbongkarnya skandal klaster mewah di Lapas Cibinong, Jawa Barat.

Keputusan mundur tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan evaluasi menyeluruh atas berulangnya kasus penyalahgunaan wewenang dan keberadaan fasilitas eksklusif bagi narapidana tertentu di dalam lapas.

Skandal ini mencuat setelah hasil investigasi mengungkap adanya blok atau ruang tahanan berfasilitas mewah yang diperjualbelikan kepada warga binaan berkantong tebal. Klaster khusus tersebut dilengkapi berbagai perabotan modern dan akses kemudahan yang melanggar standar operasional prosedur (SOP) pemasyarakatan.

Pengunduran diri Mashudi menjadi sorotan publik mengingat pengetatan pengawasan dan pembenahan tata kelola lapas terus digaungkan oleh pemerintah. Namun, keberadaan "klaster mewah" di Lapas Cibinong membuktikan bahwa praktik kejahatan sistemik dan jual beli fasilitas di balik jeruji besi masih berakar kuat.

Langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pembersihan total di jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta penindakan tegas terhadap oknum-oknum pejabat maupun petugas lapas yang terlibat dalam jaringan transaksi ilegal tersebut.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut