Cair Dirapel Rp900 Ribu! Pemerintah Salurkan BSU untuk 13,3 Juta Pekerja di Akhir Tahun
Di sisi lain, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menyatakan kesiapannya dalam menyajikan data kepesertaan yang terverifikasi demi mencegah terjadinya duplikasi bantuan.
"Kami siap mendukung penuh program Bantuan Subsidi Upah ini dengan menyajikan data pekerja yang valid, akurat, dan terverifikasi. Validasi data dilakukan secara ketat untuk memastikan tidak ada duplikasi penerima dengan program bantuan sosial pemerintah lainnya," ungkapnya. Pihaknya juga mengimbau pemberi kerja untuk segera memperbarui data rekening pekerja yang terdaftar aktif.
Langkah pemerintah ini mendapat apresiasi dari kelompok buruh. Perwakilan Serikat Buruh menilai intervensi anggaran ini sangat relevan untuk menjaga dapur para pekerja tetap ngebul di tengah dinamika ekonomi.
"Kami menyambut baik keputusan pemerintah yang kembali menyalurkan subsidi upah ini. Bantuan sebesar Rp900 ribu yang dirapel tiga bulan tentu sangat berarti untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok harian para buruh di tengah tekanan harga-harga barang. Harapan kami proses verifikasi dan pencairannya bisa dilakukan tanpa kendala birokrasi," ujar perwakilan buruh.
Proses pencairan BSU nantinya disalurkan langsung melalui rekening bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BNI, BRI, Mandiri, BTN, BSI, serta dapat diakses melalui PT Pos Indonesia bagi pekerja yang belum memiliki rekening bank penyalur.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar