Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mencekam! Hujan Deras 6 Jam Picu Banjir Lahar Dingin Semeru, Tanggul Sungai di Lumajang Jebol
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Banjir Lahar Semeru Terjang Lumajang, Aktivitas Tambang Pasir Diminta Dihentikan

Senin, 02 November 2026 - 13:28:00 WIB
Detik-Detik Banjir Lahar Semeru Terjang Lumajang, Aktivitas Tambang Pasir Diminta Dihentikan
Banjir lahar hujan Semeru menerjang Lumajang, menyebabkan tanggul jebol dan Jembatan Limpas tak bisa dilalui. Warga diminta waspada lahar susulan. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

Hingga saat ini, Gunung Semeru masih berstatus Siaga atau Level III. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu dari Gunung Semeru.

Selain itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat untuk mematuhi rekomendasi keselamatan dan menghindari kawasan rawan bencana.

Di sektor tenggara, khususnya sepanjang aliran Besuk Kobokan, masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Larangan juga berlaku di sepanjang aliran sungai hingga jarak 17 kilometer dari puncak, dengan batas 500 meter dari tepi sungai. Kawasan tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar.

Selain itu, masyarakat maupun wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

Masyarakat diminta tidak beraktivitas di sekitar aliran sungai saat hujan deras mengguyur kawasan hulu. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi banjir lahar susulan yang dapat mengancam permukiman dan akses transportasi warga.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut