Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri PU Ungkap Dampak Gempa M7,6 di Bitung Sulut, Kaca Kantor Pecah hingga Longsor
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Gempa M7,6 Guncang Bitung, Warga Panik Berhamburan

Kamis, 02 April 2026 - 16:18:00 WIB
Detik-Detik Gempa M7,6 Guncang Bitung, Warga Panik Berhamburan
Gempa M7,6 guncang Bitung, tsunami terdeteksi di sejumlah wilayah, warga panik dan bangunan dilaporkan rusak. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BITUNG, iNews.id – Gempa bumi magnitudo 7,6 mengguncang Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026) pagi dan memicu tsunami di sejumlah wilayah. Getaran kuat langsung memicu kepanikan warga hingga pasien rumah sakit berhamburan keluar gedung.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 05.48 WIB. Pusat gempa berada 129 kilometer tenggara Bitung pada koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur.

BMKG juga menyebut gempa terjadi di kedalaman 62 kilometer dan berpotensi tsunami. Informasi awal ini masih bersifat sementara karena mengutamakan kecepatan penyampaian data.

“Telah terjadi gempabumi mag:7.6, lokasi:129 km Tenggara BITUNG-SULUT, waktu:02-Apr-26 05:48:14 WIB, kedlmn:62 Km, gempa ini berpotensi TSUNAMI,” tulis BMKG.


Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah

BMKG kemudian mengonfirmasi gelombang tsunami terdeteksi di beberapa titik dengan ketinggian bervariasi. Wilayah terdampak meliputi Bitung, Halmahera Barat, hingga Minahasa Utara.

Data mencatat ketinggian gelombang di Belang mencapai 0,68 meter pada pukul 06.36 WIB. Sementara di Bitung tercatat 0,20 meter pada pukul 06.15 WIB.

Di wilayah lain, Halmahera Barat mencatat 0,30 meter pada pukul 06.08 WIB. Minahasa Utara mencapai 0,75 meter pada pukul 06.18 WIB, dan Sidangoli 0,35 meter pada pukul 06.16 WIB.

BMKG meminta masyarakat tetap mengikuti arahan petugas setempat. Warga juga diminta tetap waspada terhadap potensi susulan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut