Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Pilu Pedagang Es Gabus: Dipukuli hingga Diinjak Aparat gegara Dituding Pakai Spons
Advertisement . Scroll to see content

Diperiksa Propam, Aiptu Ikhwan Terancam Sanksi Buntut Kasus Penjual Es Gabus 

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:17:00 WIB
Diperiksa Propam, Aiptu Ikhwan Terancam Sanksi Buntut Kasus Penjual Es Gabus 
Penjual es gabus mendapat perlakuan tidak baik oleh dua oknum aparat keamanan. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Metro Jaya bergerak cepat menangani kasus dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum anggota Polri terhadap seorang penjual es gabus keliling di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Oknum polisi berinisial Aiptu Ikhwan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Langkah ini diambil untuk mendalami apakah terdapat pelanggaran kode etik profesi maupun tindakan di luar kewenangan saat proses pengamanan pedagang tersebut berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap setiap dugaan pelanggaran yang dilakukan anggotanya. Penjemputan bola dilakukan oleh tim Propam guna memastikan transparansi penanganan kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini.

"Pemeriksaan terhadap Aiptu Ikhwan difokuskan pada dua poin utama yakni dugaan pelanggaran kode etik dan penyalahgunaan wewenang," katanya.

Sebelumnya, kasus ini viral setelah Aiptu Ikhwan bersama seorang rekan dari unsur TNI mengamankan Sudrajat, penjual es gabus, atas tuduhan menjual produk berbahan spon. Namun, hasil uji keamanan pangan memastikan es tersebut aman dikonsumsi.

Pemeriksaan internal ini juga merupakan jawaban atas desakan dari berbagai pihak, termasuk Kompolnas dan praktisi hukum, yang meminta agar permintaan maaf saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power).

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut