Dramatis! Momen Pohon Randu Alas Berusia 250 Tahun di Magelang Ditebang
MAGELANG, iNews.id - Pohon Randu Alas ikon Desa Tuksongo Magelang ditebang pada Senin (2/2/2026). Pohon raksasa yang diperkirakan berusia sekitar 250 tahun itu ditebang setelah dinilai membahayakan keselamatan warga dan wisatawan yang melintas di jalur wisata Borobudur.
Pohon Randu Alas selama ini dikenal sebagai ikon sekaligus saksi bisu sejarah Desa Tuksongo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Namun kondisi batang yang semakin lapuk membuat pohon tersebut berisiko tumbang sewaktu-waktu.
Proses penebangan berlangsung dramatis dan menyita perhatian warga. Tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Magelang, relawan serta petugas teknis diterjunkan ke lokasi dengan bantuan alat berat berupa crane untuk memotong batang dan cabang pohon berdiameter besar.
Kepala Desa Tuksongo Abdul Karim mengatakan, keputusan menebang pohon Randu Alas ikon Desa Tuksongo Magelang tidak diambil secara sepihak. Langkah tersebut didahului kajian ilmiah dari tim ahli Universitas Gadjah Mada (UGM) setelah warga menyampaikan kekhawatiran atas kondisi pohon.
"Dari hasil kajian para peneliti, kondisi pohon Randu Alas ini memang sudah tidak bisa bertahan hidup karena 95 persen batangnya sudah lapuk. Jika dibiarkan, ini sangat berisiko tumbang menimpa warga atau wisatawan yang melintas," ujar Abdul Karim di lokasi penebangan, Senin (2/2/2026).
Meski ditebang, identitas pohon legendaris ini tidak sepenuhnya dihilangkan.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magelang, Mulyono, menyebut sebagian batang pohon akan tetap dipertahankan sebagai monumen sejarah.
"Pohon Randu Alas ini adalah ikon dan penanda penting bagi Desa Tuksongo. Karena itu, nantinya pohon akan disisakan sekitar 8 meter dari permukaan tanah. Harapannya, sisa batang tersebut tetap menjadi monumen bersejarah bagi desa ini," kata Mulyono.
Selama proses pemotongan cabang dan batang menggunakan crane, akses jalan utama di sekitar lokasi sempat ditutup sementara. Penutupan dilakukan demi keselamatan pengguna jalan karena dahan berukuran besar berpotensi jatuh.
Kini, warga Desa Tuksongo harus merelakan pohon Randu Alas ikon Desa Tuksongo Magelang ditebang setelah ratusan tahun menaungi wilayah tersebut. Langkah ini diambil demi keselamatan bersama di jalur wisata utama Kabupaten Magelang.
Editor: Donald Karouw