Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hercules Datangi ATR/BPN, Desak KPK Tangkap Mafia Tanah dan Soroti Sengketa HGB Summarecon
Advertisement . Scroll to see content

Hercules Buka Suara soal Uang Rp800 Juta yang Diserahkan ke KPK

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:38:00 WIB
Hercules Buka Suara soal Uang Rp800 Juta yang Diserahkan ke KPK
Hercules mengaku menyerahkan uang Rp800 juta ke KPK atas dorongan hati nurani agar asal-usul dana terkait sengketa HGB Summarecon di Bogor diusut tuntas. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules buka suara terkait penyerahan uang tunai Rp800 juta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkara dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dia mengaku menyerahkan uang tersebut atas dorongan hati nurani.

"Terkait hal itu, saya ingin menjelaskan uang tersebut kepada masyarakat. Uang itu saya serahkan berdasarkan panggilan hati nurani. Saya sendiri yang menerima uang tersebut dari pengacara Summarecon berinisial MW," ujar Hercules di Kementerian ATR/BPN, Senin (19/10/2026).

Hercules menjelaskan, uang tersebut awalnya diberikan sebagai bentuk hubungan pertemanan. Pemberian itu, menurut dia, berkaitan dengan harapan agar dirinya membantu memediasi sengketa lahan seluas 65 hektare antara pihak Summarecon dan ahli waris.

"Tujuan pemberian uang tersebut awalnya adalah sebagai 'uang persahabatan' atau 'uang pertemanan' agar saya bisa membantu memediasi penyelesaian dengan ahli waris tanah seluas 65 hektare tersebut serta dengan tim hukum ahli waris terhadap pihak Summarecon. Sebab, aksi pemblokiran itu pun saya sendiri yang memimpin langsung," katanya.

Dia menuturkan, dirinya bersama tim hukum pernah mendatangi Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor untuk mengajukan pemblokiran lahan tersebut, meski tidak mengantongi surat kuasa resmi.

"Kami datang menemui BPN Kabupaten Bogor untuk mengajukan pemblokiran. Walaupun saya tidak memegang kuasa resmi. Tim hukum GRIB dan tim hukum ahli waris tahu bahwa mungkin hanya Pak Hercules yang bisa memediasikannya. Makanya mereka mencari saya, dan itu sudah tepat," imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut