Indonesia Melalui IGPC Kirim Lima Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza
TUNISIA, iNews.id - Indonesia, melalui Koalisi Indonesia Global Peace Konvoy (IGPC), menyumbangkan lima kapal dalam misi kemanusiaan Global Subut Flotila untuk menembus blokade Gaza. Misi ini dijadwalkan berangkat dari Tunisia menuju Jalur Gaza.
Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, mengapresiasi kerja keras para aktivis IGPC. Ia menyoroti penamaan kapal dengan nama pahlawan nasional seperti Soekarno, Hasanuddin, Pangeran Diponegoro, Pati Unus, dan Malahayati sebagai wujud nyata perjuangan kemerdekaan.
"Ini ada nama Soekarno, ada nama Hasanuddin, ada nama Pangeran Diponegoro, Pati Unus, dan juga Malahayati. Itu menunjukkan bahwa kita sedang melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina," kata Zuhairi.
Sebanyak 30 aktivis kemanusiaan Indonesia akan berlayar di Laut Mediterania. Sebelum berangkat, mereka menggelar doa bersama di Wisma Indonesia di Tunisia. Misi ini, yang melibatkan 72 kapal dari 44 negara, akan dilepas dari pelabuhan Tunisia pada hari Minggu, 7 September 2025, dan menjadi pelayaran kemanusiaan terbesar dalam sejarah.
Editor: Komaruddin Bagja