Iran Bombardir Tel Aviv dan Yerusalem, Pabrik Kimia Terbesar Israel Terbakar Hebat
TEHERAN, iNews.id – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali meluncurkan gelombang rudal ke-86 dalam rangkaian Operasi True Promise. Kali ini, serangan difokuskan untuk menghantam kawasan industri strategis Neot Hovav yang terletak di dekat Beersheba, Israel.
Kombinasi rudal balistik berbahan bakar padat dan cair yang diluncurkan Angkatan Udara militer Iran itu menembus sistem pertahanan udara lawan.
Serangan masif ini tidak hanya menyasar kawasan industri. Sebelumnya, rentetan rudal Iran dilaporkan telah menghantam sejumlah situs militer penting di wilayah Negev.
Tak berhenti di situ, pusat-pusat keamanan pemerintahan di Yerusalem dan Tel Aviv juga menjadi sasaran tembak. Penggunaan rudal balistik dalam skala besar ini menunjukkan keseriusan Teheran dalam menekan stabilitas keamanan di wilayah pendudukan.
Dampak dari serangan yang terjadi pada Minggu kemarin mulai terkuak. Sebanyak 11 orang dilaporkan terluka akibat terkena pecahan peluru kendali yang menghantam sebuah pabrik kimia di Israel Selatan.
Hantaman tersebut memicu kebakaran hebat di area pabrik. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan warga dan otoritas setempat terkait potensi kebocoran bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari lingkungan sekitar.