Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jembatan Pongpet dan Alarm Kegagalan Tata Kelola
Advertisement . Scroll to see content

Jembatan Gantung di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Bupati Turut Jadi Korban

Selasa, 01 September 2026 - 13:47:00 WIB
Jembatan Gantung di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Bupati Turut Jadi Korban
Insiden menegangkan terjadi saat prosesi peresmian Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

PANGANDARAN, iNews.id – Insiden menegangkan terjadi saat prosesi peresmian Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Tali sling baja pengikat utama jembatan tiba-tiba terlepas saat dilintasi oleh rombongan Bupati Pangandaran, Citra Pitriami, beserta warga dan jajaran pejabat setempat.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB itu sempat memicu kepanikan warga. Posisi lantai jembatan langsung miring drastis di atas ketinggian sekitar 20 meter dari permukaan tanah.

Dalam wawancara eksklusif bersama iNews, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami membeberkan detik-detik mencekam saat jembatan gantung tersebut kehilangan keseimbangan. Menurutnya, kejutan berawal ketika rombongan berjalan menuju titik tengah jembatan.

"Pas di tengah itu jembatan sudah mulai goyang-goyang. Saya malah sudah menginstruksikan untuk mundur. Tiba-tiba sling sebelah kanan lepas dari pengikat utamanya. Banyak yang terpental, terkilir, bahkan berdarah. Pas saya sadar, posisi saya sudah tengkurap memegang plat besi di tengah," ungkap Citra.

Ia menambahkan bahwa saat peresmian berlangsung, panitia tidak mengimbau atau membatasi kapasitas jumlah warga dan pejabat yang diperbolehkan naik ke atas jembatan.

Di sisi lain, pihak Kodim setempat membenarkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh pelepasan tali sling dari blok angkur akibat beban melebihi kapasitas yang tidak terkontrol saat peresmian. Pihak TNI menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya kelemahan pengawasan alur warga saat peresmian berlangsung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut