Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto, Pelapor Dicecar 23 Pertanyaan oleh Penyidik PMJ
"Bukan di toilet, tapi di depan toilet. Yang seperti saya sampaikan sebelumnya, memang terjadi, makanya kami laporkan dugaan tindak pidana itu," jelas Nathaniel.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk memperjelas lokasi yang dimaksud dalam laporan dugaan kekerasan seksual terhadap Betrand Peto.
Nathaniel juga mengungkap adanya pesan dari salah satu karyawan tempat hiburan malam yang menurutnya sempat dikirim setelah kejadian.
Dia mengatakan karyawan tersebut awalnya mengirimkan pesan permintaan maaf. Namun, pesan itu kemudian ditarik dan tidak mendapat balasan lagi.
"Salah satu waiters awalnya sempat mengirim pesan meminta maaf. Tapi sekarang pesan itu ditarik! Ada apa? Kenapa tiba-tiba ditarik dan tidak dibalas lagi?" bebernya.
Hingga kini, kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama Betrand Peto masih dalam proses hukum. Polda Metro Jaya sebelumnya membenarkan telah menerima laporan dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) terhadap Betrand pada Sabtu (12/9/2026).
Betrand telah membantah tuduhan tersebut dan menyatakan siap mengikuti proses hukum yang berlaku. Keterangan dari pihak pelapor maupun Betrand nantinya akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap fakta dalam perkara tersebut.
Editor: Suriya Mohamad Said