Kebakaran Savana Bromo Meluas Hingga 125 Hektar, Petugas Terkendala Medan Terjal dan Angin Kencang
PROBOLINGGO, iNews.id — Memasuki hari kelima, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan savana Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, masih belum berhasil dipadamkan. Luas area terdampak kini diperkirakan telah meluas hingga mencapai 125 hektar.
Lebih dari 100 personel tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), BPBD, TNI, Polri, serta para relawan terus berjibaku memadamkan kobaran api di area Pusung Jantur, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Upaya pemadaman darat dilakukan menggunakan peralatan tradisional seperti gebyok, tangki water spray, hingga pengerahan unit drone water spray. Meski teknologi drone sempat berhasil memadamkan 17 titik api, sejumlah titik api baru kembali terdeteksi muncul akibat kondisi cuaca dan angin kencang.
Sejumlah kendala utama dihadapi tim gabungan di lapangan, mulai dari lokasi kebakaran yang berada di tebing-tebing terjal dan curam, hembusan angin kencang yang mempercepat penyebaran api, tebalnya kabut yang menghalangi pandangan, hingga terbatasnya ketersediaan air di sekitar titik kebakaran.
Guna mengendalikan pergerakan api yang terus meluas, pemerintah merencanakan pengerahan helikopter water bombing milik TNI Angkatan Laut dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan pemadaman dari udara.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar