Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Usut Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie: Apakah Wajar atau Tidak
Advertisement . Scroll to see content

Kematian Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie Jadi Sorotan, Polisi Tunggu Laporan Resmi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:50:00 WIB
Kematian Orang Dekat Eks Jampidsus Febrie Jadi Sorotan, Polisi Tunggu Laporan Resmi
Polisi menyelidiki kematian Sutrimo, orang dekat eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Keluarga diminta melapor jika menemukan kejanggalan dalam kasus itu. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo yang ditemukan meninggal dunia di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polisi memastikan akan mendalami apakah kematian pria yang disebut sebagai orang dekat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah itu tergolong wajar atau mengandung unsur pidana.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, setiap kasus yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang akan ditangani secara serius dengan mengumpulkan seluruh informasi yang relevan.

"Polda Metro Jaya pasti akan mendalami informasi sekecil apa pun, apalagi terkait hilangnya nyawa seseorang, apakah itu wajar atau tidak wajar," kata Budi kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, pihak kepolisian juga membuka peluang bagi keluarga korban untuk membuat laporan apabila menilai terdapat kejanggalan dalam kematian Sutrimo. Laporan tersebut dinilai akan mempermudah penyidik melakukan proses hukum secara lebih mendalam.

"Kami mengimbau apabila keluarga korban merasa ada kejanggalan atas meninggalnya saudara S, silakan membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Dengan begitu proses penyelidikan secara pro justitia dapat dilakukan lebih optimal," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut