Komdigi Imbau Masyarakat Waspadai Maraknya Hoaks Menjelang Hari Kemerdekaan
JAKARTA, iNews.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, meminta masyarakat mewaspadai lonjakan berita bohong dan konten provokatif sepanjang bulan Agustus jelang Hari Kemerdekaan RI.
Meutya mengungkapkan, tim Komdigi mencatat adanya peningkatan rekayasa informasi yang berpotensi merusak suasana kondusif. Modus yang digunakan kian beragam, mulai dari video rekayasa, penggunaan rekaman lama, hingga klaim palsu atas kejadian di luar negeri seolah terjadi di Indonesia.
"Informasi palsu ini kasihan ke masyarakat karena bisa memengaruhi keputusan harian mereka, seperti membuat takut keluar rumah atau cemas saat bekerja," tegas Meutya di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Guna membendung disinformasi tersebut, Komdigi mengajak media massa untuk bergerak cepat menyajikan berita faktual. Selain itu, para pembuat konten provokatif diimbau menghentikan aksinya karena dinilai merusak nilai demokrasi dan semangat gotong royong bangsa.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar