Mabes Polri Ambil Alih Kasus KM Virgo Transport8, Nakhoda dan ABK Diperiksa
JAKARTA, iNews.id — Penyelidikan kasus terbaliknya kapal KM Virgo Transport 8 kini memasuki babak baru. Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan resmi melimpahkan penanganan kasus serta pemeriksaan terhadap nakhoda dan para anak buah kapal (ABK) ke Mabes Polri.
Sebelumnya, nakhoda beserta sejumlah ABK telah menjalani pemeriksaan awal oleh Ditpolairud Polda Kalsel guna mendalami rangkaian peristiwa dan penyebab terjadinya kecelakaan kapal tersebut. Pelimpahan ini dilakukan agar penanganan hukum dan proses penyidikan dapat berjalan lebih komprehensif.
Sementara itu, memasuki hari ke-16 pascakejadian, tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap puluhan korban yang masih dinyatakan hilang. Tim SAR mengerahkan kapal KN SAR Purworejo 101 milik Basarnas Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, yang difungsikan sebagai posko induk pencarian di tengah laut. Kapal ini diterjunkan secara khusus karena dilengkapi fasilitas decompression chamber atau ruang hiperbarik untuk mendukung keselamatan para penyelam.
Operasi pencarian hari ini memperkuat armada dengan menyiagakan 77 penyelam gabungan yang berasal dari Basarnas Special Group, TNI Angkatan Laut (termasuk dari KRI I Gusti Ngurah Rai dan KRI Sultan Iskandar Muda), serta potensi SAR lainnya. Para penyelam dijadwalkan turun dalam 3 hingga 5 sorti penyelaman untuk menyisir badan kapal yang tenggelam di kedalaman laut.
Dansatgas Kopeba Penyelam Koarmada 2 TNI AL, M. Arifin, menjelaskan bahwa fokus utama pencarian difokuskan pada area lambung sebelah kanan kapal, mulai dari bagian haluan hingga buritan. Langkah ini diambil demi keselamatan tim penyelam mengingat posisi kapal yang karam cenderung terus miring ke arah kiri.