Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Banjir Bandang di Bumiayu Brebes, 3 Rumah Hilang dan Belasan Rusak
Advertisement . Scroll to see content

Pascabanjir Bandang Lereng Slamet, Pantai Larangan Tegal jadi Lautan Kayu

Senin, 26 Januari 2026 - 21:31:00 WIB
Pascabanjir Bandang Lereng Slamet, Pantai Larangan Tegal jadi Lautan Kayu
Seorang warga mengambil kayu yang memenuhi bibir Pantai Larangan, Kabupaten Tegal. Kayu-kayu tersebut diduga terbawa banjir bandang dari lereng Gunung Slamet. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

TEGAL, iNews.id – Pemandangan tak biasa terlihat di Pantai Larangan, Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Bibir pantai yang biasanya bersih kini nyaris tertutup total oleh ribuan batang kayu berbagai ukuran pascabanjir bandang yang menerjang wilayah hulu Gunung Slamet dua hari lalu.

Fenomena lautan kayu ini diduga kuat berasal dari material longsoran dan banjir bandang di kawasan perbukitan Pulosari, Pemalang, serta kawasan wisata Guci, Tegal.

Ribuan batang kayu tersebut terbawa arus sungai yang bermuara di laut utara. Jenis kayu yang terhampar di sepanjang pantai pun sangat bervariasi, mulai dari kayu sengon, pinus, albasia, hingga mahoni berukuran besar.

Tak hanya kayu, terjangan banjir bandang juga membawa material lain yang mengejutkan warga. Terlihat pipa-pipa saluran air panas yang diduga kuat berasal dari Hulu Sungai Gung di kawasan wisata Guci ikut terseret hingga ke pesisir.

"Kayunya banyak sekali, besar-besar. Ini kiriman dari atas (Guci dan Pulosari) waktu banjir bandang dua hari lalu," ujar salah seorang warga di lokasi, Senin (26/1/2026).

Meski membawa material sampah yang mengotori pantai, fenomena ini justru membawa "berkah" tersendiri bagi warga setempat. Sebelum tumpukan kayu memenuhi pantai, warga sempat dihebohkan dengan munculnya ribuan ikan air tawar, khususnya ikan nila, yang mabuk terbawa arus banjir hingga ke laut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut