Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Presiden Jimmy Carter Siap ke Korut atas Nama Pemerintahan Donald Trump
Advertisement . Scroll to see content

Pascapemilu Sela AS, Donald Trump Isyaratkan Serangan Susulan ke Iran

Jumat, 06 November 2026 - 13:34:00 WIB
Pascapemilu Sela AS, Donald Trump Isyaratkan Serangan Susulan ke Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman terbaru terhadap Iran pascapemilu sela di AS. Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman terbaru terhadap Iran pascapemilu sela di AS. Trump menegaskan bahwa militer AS bersiap untuk menghancurkan lokasi-lokasi strategis di Iran yang belum tersentuh atau dihancurkan dalam serangan sebelumnya.

Ketika ditanya mengenai potensi skala serangan lanjutan maupun target yang diincar militer AS selanjutnya, Trump memilih tidak merinci lokasi tersebut secara mendetail dan hanya memberi jawaban singkat. "Anda akan segera tahu," tegas Trump.

Pernyataan keras tersebut dilontarkan Trump di tengah dinamika politik Washington pascapemilu sela serta berkembangnya isu diplomatik kawasan. Saat merespons laporan mengenai proposal terkait masa depan program nuklir yang dikirimkan Teheran kepada pihak Washington melalui mediator, Trump menegaskan posisi tawar pemerintahannya.

"Mereka tidak bisa melakukan apa pun tanpa persetujuan kita," ujar Trump terkait langkah diplomasi dan program nuklir Iran.

Ancaman serta opsi militer ini tetap ditegaskan Trump meskipun dinamika politik dalam negeri AS mengalami pergeseran pascapemilu sela. Partai Demokrat yang mengamankan mayoritas di Kongres terang-terangan menolak perpanjangan konflik di Timur Tengah. Kendati demikian, Trump secara blak-blakan memastikan bahwa operasi dan langkah penekanan terhadap Iran akan tetap dilanjutkan demi kepentingan keamanan strategis Amerika Serikat.

"Terkait Iran, langkah itu harus kami ambil, dan kami terus melanjutkannya," pungkas Trump.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut