Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Terbitkan Aturan, Pajak Avtur Ditanggung Pemerintah 100 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Siapkan Rp4 Triliun Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta Api di Pulau Jawa

Selasa, 28 April 2026 - 11:24:00 WIB
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta Api di Pulau Jawa
Presiden RI Prabowo Subianto turun langsung menjenguk para korban kecelakaan di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi. Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Di tengah suasana duka pasca-kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line, Presiden RI Prabowo Subianto turun langsung menjenguk para korban di RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi.

Kehadiran Presiden bukan sekadar bentuk empati, melainkan juga membawa komitmen besar untuk merombak total sistem keamanan jalur kereta api di Indonesia.

Dalam keterangannya, Presiden menyoroti keberadaan 1.800 titik perlintasan sebidang di Pulau Jawa yang dinilai sangat rawan dan merupakan warisan lama yang sudah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan signifikan.

Prabowo menegaskan bahwa ribuan titik tersebut akan segera diperbaiki agar tragedi memilukan di Bekasi Timur tidak kembali terulang di masa depan.

"Di Jawa ada 1.800 titik lintasan seperti ini. Saya kira ini sudah ada sejak zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun," ujar Presiden Prabowo di lokasi.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah akan memprioritaskan modernisasi infrastruktur perlintasan demi menjamin keselamatan nyawa rakyat di jalur kereta api.

“Sekarang sudahlah, kita selesaikan semua itu. Saya akan perintahkan segera kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut ya, apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover,” sambung dia.

Pemerintah bakal menyiapkan dana Rp4 triliun untuk proyek perbaikan perlintasan kereta api di Jawa.

“Ya nanti pelaksanaaannya kita tunjuk, kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 T ya, Rp4 triliun demi keselamatan,” ujar dia.

Sebelumnya, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa insiden bermula dari kecelakaan yang terjadi di perlintasan rel di kawasan Bulak Kapal.

Peristiwa tersebut melibatkan sebuah taksi yang tertabrak KRL di jalur perlintasan (JPL), sehingga menyebabkan perjalanan KRL terganggu dan kereta terpaksa berhenti.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menabrak KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal yang membuat KRL-nya berhenti,” kata Franoto saat dihubungi wartawan.

Akibat KRL yang berhenti di jalur tersebut, rangkaian kereta lain yang berada di belakangnya, yakni KA Argo Bromo Anggrek, tidak dapat menghindar dan akhirnya menabrak bagian belakang KRL.



Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut