Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kortas Tipikor Polri Temukan Penyimpangan Pengadaan Batu Bara Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Soroti Krisis Listrik di Kalimantan, Instruksikan ESDM dan PLN Atasi Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 - 18:14:00 WIB
Prabowo Soroti Krisis Listrik di Kalimantan, Instruksikan ESDM dan PLN Atasi Pemadaman Listrik
Prabowo memerintahkan ESDM dan PLN segera mengatasi pemadaman listrik di Kalimantan. Pasokan diperkirakan kembali normal mulai 5 Agustus 2026. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, gangguan pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dipicu oleh sejumlah pembangkit listrik yang mengalami gangguan dan menjalani proses perbaikan secara bersamaan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng), Iwan Soelistijono, menjelaskan salah satu penyebab utama berasal dari PLTU SLK Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Dari dua unit pembangkit berkapasitas masing-masing 100 megawatt (MW), satu unit masih dalam tahap perbaikan dan ditargetkan kembali beroperasi pada 5 Agustus 2026.

Sementara itu, PLTU Tanjung Power Indonesia (TPI) di Tabalong telah mengoperasikan kembali Unit 2 berkapasitas 100 MW sejak 28 Juli 2026, lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

Di sisi lain, proses pemulihan di PLTU Asam-Asam, Kalimantan Selatan, masih berlangsung. Unit 3 berkapasitas 54 MW masih diperbaiki, sedangkan Unit 2 juga belum kembali beroperasi.

Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin optimistis pemadaman listrik bergilir dapat dihentikan mulai 5 Agustus 2026 seiring bertambahnya pasokan daya dari pembangkit yang kembali beroperasi.

“Insya Allah mulai awal Agustus kita tidak ada pemadaman, tetapi kita masih siaga,” kata Muhidin.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut