Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Prabowo Kaget saat Purbaya Ditawari Pinjaman IMF: Kita Tolak, Indonesia Masih Bisa
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Tolak Tawaran IMF: Indonesia Tak Mau Tambah Utang, Pilih Perkuat Ekonomi Sendiri

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:56:00 WIB
Prabowo Tolak Tawaran IMF: Indonesia Tak Mau Tambah Utang, Pilih Perkuat Ekonomi Sendiri
Prabowo menegaskan pemerintah menolak pinjaman IMF dan berupaya menjaga Indonesia dari tambahan utang baru demi memperkuat kemandirian finansial. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

“Kita sekarang berusaha tidak mau terlalu banyak pinjam-pinjam uang dari mana-mana. Ajak investasi boleh, saudara-saudara. Kalau kita pinjam uang, kita mau pinjam uang, yang bunganya sekecil mungkin,” ujar Prabowo.

Jika pemerintah memang harus melakukan pinjaman, Prabowo meminta agar pembiayaan tersebut memiliki beban bunga serendah mungkin. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kesehatan fiskal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan dari luar negeri.

Pernyataan mengenai penolakan pinjaman IMF tersebut menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan arah kebijakan ekonomi nasional dan upaya memperkuat kemandirian finansial Indonesia.

Selain membahas pembiayaan negara, Prabowo menyampaikan target pemerintah untuk menekan angka kemiskinan. Dia ingin semakin banyak masyarakat Indonesia keluar dari kondisi miskin.

Prabowo menegaskan pemerintah perlu mengambil langkah berani untuk mencapai target tersebut. Dia juga mengaku telah melakukan perhitungan secara rinci terkait berbagai program pengentasan kemiskinan.

“Saya sudah hitung dengan cermat sampai ke rupiah-rupiahnya saya sudah hitung, dan saya yakin dan percaya kita akan berhasil. Kita akan mengangkat jutaan rakyat kita keluar dari kemiskinan dan kita sudah buktikan dalam dua tahun pertama kita,” paparnya.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut