Presiden Prabowo Kumpulkan Mantan Menlu di Istana, Bahas Geopolitik Strategis
Wamenlu Arrmanatha Nasir mengonfirmasi bahwa pertemuan dihadiri Menlu Sugiono, wakil-wakilnya, serta sejumlah mantan menteri dan wakil menteri.
“Bapak presiden hari ini menerima para Menlu, Wakil Menlu, juga mantan Menlu, Wakil Menlu serta para think tank untuk berdiskusi,” ujar Arrmanatha.
Meski tidak merinci agenda secara spesifik, Arrmanatha menegaskan fokus pertemuan ada pada isu geopolitik. Hal ini memicu spekulasi publik soal kemungkinan Indonesia akan mengambil langkah strategis baru di kancah internasional.
Pertemuan ini berlangsung di tengah dinamika regional yang semakin kompleks, termasuk konflik dan negosiasi di Timur Tengah. Kehadiran mantan Menlu yang berpengalaman memberi sinyal bahwa Presiden Prabowo ingin mendengar berbagai perspektif sebelum mengambil keputusan.
Kehadiran think tank dan mantan pejabat senior juga menekankan pendekatan inklusif Presiden dalam merumuskan kebijakan luar negeri. Forum ini kemungkinan membahas isu strategis yang berdampak pada posisi Indonesia dalam diplomasi internasional.
Meski agenda resmi belum dibuka untuk publik, pengamat politik menilai langkah ini memperlihatkan Presiden Prabowo serius mengkaji geopolitik global dan regional, termasuk kemungkinan peran Indonesia di forum-forum perdamaian internasional.
Pertemuan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi internal di Kementerian Luar Negeri, sekaligus memastikan Indonesia dapat mengambil keputusan berbasis masukan dari para pakar dan mantan pejabat berpengalaman.
Editor: Reynaldi Hermawan