Propam Turun Tangan Buntut Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim Rudi Mas'ud
JAKARTA, iNews.id — Aksi arogan yang diduga melibatkan seorang pengawal atau ajudan Gubernur Kalimantan Timur saat menghadapi mahasiswa menuai sorotan tajam publik. Pihak kepolisian melalui Propam langsung turun tangan menindaklanjuti insiden tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal terkait bersama Propam menyatakan akan mendalami peristiwa ini agar tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku serta sejalan dengan arahan Kapolri untuk mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat, bukan sikap arogansi.
Di sisi lain, Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas'ud akhirnya kembali ke tanah air setelah sebelumnya keberadaannya di Singapura sempat menjadi sorotan publik di tengah perhatian masyarakat terhadap masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kondisi ekonomi daerah.
Saat tiba di tanah air, Rudi Mas'ud memilih untuk enggan memberikan komentar kepada awak media dan langsung memasuki ruangan. Sejumlah wartawan juga sempat mengalami kendala saat berupaya melakukan wawancara karena dihalangi oleh petugas pengawal dan Satpol PP.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim memberikan penjelasan bahwa keberangkatan Rudi Mas'ud ke Singapura bertujuan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan (check-up) rutin di Rumah Sakit Mount Elizabeth. Pihak Pemprov Kaltim juga menyebutkan bahwa keberangkatan tersebut telah dikomunikasikan dan memperoleh izin lisan dari Kementerian Dalam Negeri.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar