Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 21 Daerah Masuk Zona Hitam Karhutla, Menkes Wajibkan Puskesmas Siapkan 2 Tabung Oksigen
Advertisement . Scroll to see content

Respons Miring Negara Tetangga Terkait Karhutla, Zulkifli Hasan: Indonesia Bisa Marah

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:07:00 WIB
Respons Miring Negara Tetangga Terkait Karhutla, Zulkifli Hasan: Indonesia Bisa Marah
Pemerintah terus bekerja keras siang dan malam dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di tanah air. Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah terus bekerja keras siang dan malam dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di tanah air. Di tengah upaya penanganan tersebut, pemerintah dengan tegas mengingatkan negara tetangga agar tidak sembarangan melontarkan kritik atau mengolok-olok Indonesia terkait isu kabut asap.

Peringatan keras ini disampaikan merespons adanya tanggapan miring dari luar negeri terhadap penanganan karhutla di Indonesia. Pemerintah menegaskan bahwa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang santun dan baik, namun publik diingatkan agar tetap waspada karena kemarahan bangsa Indonesia bisa menjadi hal yang berbahaya.

Selain itu, pemerintah menyoroti indikasi keterlibatan perusahaan-perusahaan asing di balik karhutla yang terjadi. Pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas, termasuk mencabut izin konsesi perusahaan yang terbukti membandel dan berulang kali melakukan pelanggaran dalam pengelolaan lahan.

Upaya mitigasi di lapangan saat ini terus digenjot dengan mengerahkan jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga para relawan yang berjibaku memadamkan titik api di lahan gambut. Pemerintah memastikan bahwa perlindungan terhadap kesehatan masyarakat dan keselamatan lingkungan tetap menjadi prioritas utama di tengah tantangan cuaca dan medan yang berat.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut