Wajah Baru Blok M, Ruang Publik Modern Terintegrasi MRT Jakarta
JAKARTA, iNews.id – Kawasan Blok M di Jakarta Selatan kini bertransformasi menjadi salah satu ruang publik modern yang hidup dan digemari warga Ibu Kota. Kawasan yang pernah menjadi primadona tempat berkumpulnya anak muda pada era 1980-an dan 1990-an tersebut sempat meredup dan ditinggalkan, bahkan bagaikan "kota hantu" saat pandemi Covid-19.
Melihat kondisi tersebut, PT MRT Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat melakukan penataan ulang. Lewat pendekatan placemaking—seni menata ruang publik dengan menggandeng pihak swasta, komunitas lokal, hingga pelaku UMKM—kawasan Blok M berhasil dihidupkan kembali dengan nilai sosial dan ekonomi yang tinggi.
Keberhasilan revitalisasi Blok M tak lepas dari integrasi antarmoda transportasi umum serta penyediaan ruang pejalan kaki yang ramah. Stasiun MRT Blok M kini bukan lagi sekadar tempat naik-turun penumpang, melainkan telah menjadi "ruang ketiga" yang mendukung gaya hidup modern warga Jakarta.
Pihak PT MRT Jakarta menjelaskan bahwa pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) di Blok M mengusung konsep mix-use (penggunaan campuran).
Konsep ini menghubungkan berbagai macam fungsi aktivitas dalam satu kawasan terpadu. Selain pusat kuliner (F&B) dan area ritel, kawasan Blok M dirancang untuk memfasilitasi berbagai penyelenggaraan acara (event), tempat beraktivitas komunitas, hingga area hunian seperti hotel maupun apartemen dan perkantoran di masa depan.