Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rara Sudirman Sering Dikira Sherina, Kebawa sampai Audi Idol?
Advertisement . Scroll to see content

Bintangi Film Filosofi Teras, Sherina Munaf Belajar Stoisisme dari Gelas Kosong

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03:00 WIB
Bintangi Film Filosofi Teras, Sherina Munaf Belajar Stoisisme dari Gelas Kosong
Sherina Munaf dan jajaran film Filosofi Teras. (Foto: Ravie Wardani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Artis Sherina Munaf punya cara tersendiri untuk mendalami karakter Nea dalam film Filosofi Teras. Dia memilih mengosongkan diri dari pemahaman tentang filsafat Stoisisme yang telah diketahui sebelumnya demi menjalani perjalanan emosional karakternya secara lebih autentik.

Dalam film adaptasi buku karya Henry Manampiring tersebut, Sherina Munaf memerankan Nea, seorang perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga dan dihadapkan pada ancaman kehilangan pekerjaan. 

Kisah ini pun terasa dekat dengan realitas masyarakat saat ini, ketika pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menjadi persoalan yang memicu kekhawatiran.

Bagi Sherina, memerankan Nea bukan sekadar tuntutan untuk menangis di depan kamera. Dia juga harus menggali emosi karakter yang menghadapi situasi sulit, sekaligus memahami kembali prinsip-prinsip Stoisisme melalui sudut pandang orang yang diperankannya.

"Ketika aku dikabarkan bahwa akan memerankan Nea, kemudian baca script-nya, aku agak berusaha untuk memberikan jarak dulu dari apa yang sudah kutahu soal Stoicism, karena itu adalah perjalanannya Nea nanti. Jadi aku ingin berangkat dari seolah-olah gelasnya tuh masih kosong dulu, gitu," kata Sherina di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026).

Menurut Sherina, pendekatan tersebut memberinya kesempatan untuk mempelajari Stoisisme dari perspektif yang berbeda. Dia tidak ingin terlalu bergantung pada pengetahuan sebelumnya, melainkan mengikuti proses pembelajaran yang dialami Nea sepanjang cerita.

"Jadi buat aku ini adalah pengalaman yang bukan yang susah gitu, tapi sangat eye-opening untuk pembelajaran aku juga sebagai aktor, tapi juga mempelajari ulang prinsip-prinsip Stoicism dari kacamatanya Nea," tuturnya.

Pengalaman tersebut juga menjadi tantangan tersendiri bagi Sherina dalam mengeksplorasi emosi. Meski mengaku tidak asing dengan tangisan dalam kehidupan sehari-hari, dia menyadari ada perbedaan ketika harus menampilkan perasaan tersebut di hadapan kamera.

"Menjawab pertanyaan tadi, seberapa berat memerankan Nea, aku rasa tiap peran itu pasti ada challenges-nya. Kalau tadi bilang mengeksplorasi range emosi baru gitu ya, sebenarnya sih itu baru karena ditampilkan di publik. Kalau di rumah sendiri, nangis juga sering, ya nggak, kan? Cuman sekarang ada Mas Fandi nemenin di kamera," ujar Sherina.

Di luar proses pendalaman karakter, persoalan PHK yang menjadi bagian penting dalam cerita turut mengusik perhatian Sherina. Dia mengaku prihatin melihat banyak pekerja yang harus menghadapi ketidakpastian pekerjaan, termasuk mereka yang memiliki pendidikan dan kemampuan mumpuni.

"Kayaknya enggak ada yang bahagia ya melihat itu. Pastinya itu adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan. Bahwa banyak sekali dari masyarakat yang brilian, yang memiliki ijazah yang bagus, tetapi dengan terjadinya hal seperti ini dikarenakan banyak faktor, ya itu adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan," katanya.

Sherina berharap persoalan ketenagakerjaan tersebut terus menjadi bahan diskusi publik. Menurut dia, kepedulian dan keberanian untuk menyuarakan persoalan yang terjadi di masyarakat dapat membuka peluang bagi perubahan ke arah yang lebih baik.

"Dan hopefully, dengan kita terus bersuara, kita terus me-raise concern kita, kita terus membuka diskusi ini, hopefully bisa ada sesuatu yang mengubah semuanya lebih baik," lanjutnya.

Film Filosofi Teras disutradarai Affandi Abdul Rachman dan turut dibintangi sejumlah aktor, di antaranya Ge Pamungkas sebagai Dio, Zee Asadel sebagai Runi, Lydia Kandou sebagai Ratih, Dinda Kanyadewi sebagai Dita, serta Putri Ayudya sebagai Artika.

Film produksi MD Pictures tersebut dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 24 Desember 2026.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut