10 Film India Terbaik Sepanjang Masa, Salah Satunya Kuch Kuch Hota Hai

Dyah Ayu Pamela ยท Sabtu, 13 Februari 2021 - 12:50:00 WIB
10 Film India Terbaik Sepanjang Masa, Salah Satunya Kuch Kuch Hota Hai
Film Kuch Kuch Hota Hai sukses dicintai para penonton. (Foto: Filmibeat)

JAKARTA, iNews.id – Film India terbaik berikut bisa menjadi referensi Anda yang sedang kangen dengan Bollywood. Mulai dari genre komedi, drama romantis hingga action. 

Dirangkum iNews.id dari berbagai sumber, Sabtu (13/2/2021), berikut 10 film India terbaik sepanjang masa.

1. Anand (1971)

Film yang diproduksi pada 1971 ini termasuk film India lawas dan wajib untuk ditonton. Film Anand mendapat rating tertinggi di IMDb kala itu. Film ini menceritakan kisah hubungan antara seorang dokter dan pasien kanker stadium akhir yang akan memberikan penontonnya banyak pelajaran hidup. Dibintangi Rajesha Khanna dan Amitabh Bachchan film ini memiliki cerita dan alur yang sangat kuat, serta bisa menguras emosi penonyon.

2. Dilwale Dulhania Le Jayenge (1995)

Shah Rukh Khan dan Kajol banyak membintangi film Bollywood, salah satunya film Dilwale Dulhania Le Jayenge yang diproduksi pada 1995. Dalam film ini, chemistry dari kedua pemeran utamanya sangat terlihat alami seakan sungguhan. Film yang disutradarai oleh Aditya Chopra ini juga berhasil membawa penghargaan Best Movie di Film Fare Awards. Tak hanya itu, film ini juga masuk dalam daftar 1001 Movies You Must See Before You Die versi IMDB.com. Lagunya pun menjadi hits di India saat itu di era pertengahan 1990-an.

3. Kuch Kuch Hota Hai (1998)

Pastinya Anda tahu film ini bukan? Kuch Kuch Hota Hai dibintangi oleh Shah Rukh Khan dan Kajol. Film India terbaik sepanjang masa ini merupakan debut dari sutradara Karen Johar. Film India yang satu ini terkesan lebih modern, berwarna dan dinamis pada masanya di era akhir 1990-an. Tak heran jika Kuch Kuch Hota Hai banyak mendapat begitu penghargaan, salah satunya di ajang Film Fare Awards. Setting yang dipakai dalam film ini tak hanya di India, melainkan di Mauriituis dan Skotlandia. Memiliki cerita yang melekat di hati para penonton, lagu-lagu dalam film Kuch Kuch Hotta Hai juga membekas di hati penonton.

4.  Koi... Mil Gaya (2003)

Rekomendasi film Bollywood terbaik sepanjang masa selanjutnya berjudul Koi... Mil Gaya. Ini merupakan film fiksi ilmiah yang melegenda. Film Koi... Mil Gaya menceritakan hubungan anak laki-laki dengan sosok alien. Film ini juga mempertanyakan tentang keberadaan alien oleh banyak orang di seluruh dunia. Tak heran jika film ini mendapat banyak penghargaan karena sangat diterima di India dan seluruh dunia.

5.  Rang De Basanti (2006)

Rang De Basanti bercerita tentang seorang sineas Inggris yang ingin membuat film dokumenter tentang pemberontak di India berdasarkan buku harian ayahnya. Film yang meraih Best Movie di ajang Film Fare Awards ini mendapat sambutan hangat dari para kritikus film dunia. Dinilai sebagai film India dengan nilai produksi yang tinggi dan naskah yang kuat serta dialog yang baik. Film yang dibintangi oleh Aamir Khan dan disutradarai oleh Rakesy Omprakash Mehra ini sempat menuai kontroversi karena penggunaan pesawat tempur MiG-21, seerta kuda balap India yang dilarang oleh pemerintah. Meski kontroversial, film India ini memiliki pendapatan minggu pertama tertinggi sepanjang sejarah perfilman India. 

6.  Taare Zameen Par (2007)

Film karya Aamir Khan ini diproduksi pada 2007. Aamir Khan bertindak sebagai aktor, produser sekaligus sutradara. Film ini dua tahun kemudian didistribusikan di Amerika oleh Walt Disney Pictures dengan judul “Like Stars on Earth”. Film Taare Zameen Par menjadi film India pertama yang didistribusikan perusahaan film Amerika. Memiliki cerita tak biasa, tentang seorang anak disleksia yang penuh imajinasi yang hanya dimengerti olehnya. Dia pun dikucilkan oleh teman-temannya. Namun, semua berubah setelah kedatangan seorang guru seni yang mengerti bagaimana mengembangkan bakat anak disleksia tersebut.

7.  3 Idiots (2009)

Film 3 Idiots ini berhasil mendapatkan pendapatan terbanyak kedua sepanjang masa di negaranya sendiri. Tak hanya di India, film ini juga fenomenal pada 2009 di Indonesia. Film 3 Idiots disutradarai oleh Rajkumar Hirani, yang menceritakan tenang kehidupan tiga mahasiswa dalam mengarungi kehidupan pendidikan yang salah. Film ini sangat wajib ditonton apalagi karena dibintangi oleh Aamir Khan. Film 3 Idiots juga berhasil membuat terharu di beberapa plot cerita, sehingga wajib untuk ditonton jika belum pernah menyaksikannya.

8.  Andhadhun (2018)

Film yang berjudul Andhadhun ini memiliki genre yang tak biasa bagi kultur film India, yaitu komedi gelap. Meski begitu Andhadhun berhasil menjadi film box office pada 2018. Film yang disutradarai oleh Sriram Raghavan menceritakan tentang seorang pemain piano tunanetra. Dia tidak sengaja terlibat dalam pembunuhan seorang aktor film. Film ini diperankan oleh Ayushmann Khurrana, Tabu dan Radhika Apte, di mana film ini juga salah satu film terlaris sepanjang masa. Sejak dirilis pada 5 Oktober 2018, film Andhadhun telah berhasil meraup keuntungan hingga Rp200 miliar.

9. Hindi Medium (2018)

Film terbaik Filmfare Award 2018 ini juga patut ditonton. Dibintangi oleh Irrfan Khan dan Saba Qamar, Hindi Medium jadi film yang sarat hikmah. Juga merupakan salah satu film yang mengkritik pemerintah India. Film India terbaik sepanjang masa ini menceritakan sepasang suami istri yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah swasta terbaik di India. Sayangnya, Pia sang anak tidak lolos tes, di sinilah cerita semakin seru. Irrfan dan Saba mengetahui ada kuota khusus untuk warga miskin dan akhirnya mereka pun berpura-pura miskin. Ceritanya jadi makin seru ketika surveyor datang ke rumah mereka, lalu konfilik pun terjadi.

10. Newton (2018)

Film berjudul Newton ini mendapat banyak penghargaan. Salah satunya masuk sebagai nominasi Best Foreign Language Film di Academy Awards 2018 dan penghargaan dari Critics Best Film 2018. Film Newton diperankan oleh Rajkummar Rao sebagai Newton yang menceritakan tentang tugas untuk melakukan pemilu di sebuah negara konflik. Saat di sana, Newton dipusingkan oleh sebuah pertikaian dan pemberontakan dari komunis. Pihak komunis tidak ingin ada Pemilu. Namun, Newton bersikeras untuk melakukan tugasnya sebagai pegawai pemerintah.

Editor : Tuty Ocktaviany