5 Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan, Dokter RSCM Bongkar di Sini!
JAKARTA, iNews.id – Donor darah selama ini dikenal sebagai aksi kemanusiaan yang dapat menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi. Namun di balik manfaat tersebut, donor darah juga memberikan berbagai dampak positif bagi kesehatan pendonornya.
Dokter Unit Pelayanan Darah (UPD) RSCM, dr Haliza Nadira, menjelaskan bahwa seseorang yang mendonorkan darah tidak hanya membantu pasien, tetapi juga memperoleh sejumlah manfaat kesehatan. Bahkan, proses donor darah turut menjadi kesempatan untuk memantau kondisi tubuh secara berkala.
"Untuk penerimanya, ini sebagai terapi karena sampai saat ini belum ada obat apa pun yang bisa menggantikan darah. Belum ada pabrik darah, jadi memang harus dari satu individu ke individu yang lain," kata dr Haliza saat ditemui di sela kegiatan MNC Love Donation di iNews Tower, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Berikut sejumlah manfaat donor darah bagi kesehatan:
1. Mendapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Sebelum mendonorkan darah, calon pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan dasar. Pemeriksaan ini meliputi pengecekan kadar hemoglobin (Hb), tekanan darah, hingga kondisi kesehatan secara umum.
Melalui pemeriksaan tersebut, seseorang dapat mengetahui apakah dirinya memenuhi syarat untuk mendonorkan darah atau memiliki faktor risiko kesehatan tertentu.
"Nanti dilakukan pemeriksaan hemoglobin, kemudian tekanan darah juga. Jadi bisa diketahui apakah ada faktor-faktor risiko tertentu," ujar Haliza.
2. Membantu Deteksi Penyakit Menular
Darah yang telah didonorkan tidak langsung diberikan kepada pasien. Sebelum digunakan, darah akan melalui serangkaian pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi berbagai penyakit menular.
Apabila ditemukan indikasi penyakit tertentu, pihak rumah sakit akan menghubungi pendonor agar dapat melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
"Saat darahnya sudah diproses, nanti kami akan memberikan informasi kepada pendonor jika ada penyakit menular. Jadi itu juga menjadi salah satu manfaatnya," jelasnya.
3. Memacu Pembentukan Sel Darah Baru
Setelah donor darah, tubuh akan mengganti volume darah yang hilang dengan memproduksi sel darah baru. Proses regenerasi ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk menjaga keseimbangan dan fungsi sirkulasi darah.
Karena itu, donor darah dapat membantu merangsang pembentukan sel darah baru agar sistem peredaran darah tetap bekerja dengan baik.
4. Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Menurut Haliza, proses regenerasi darah juga membuat metabolisme tubuh bekerja lebih aktif. Saat tubuh memproduksi sel darah baru, kebutuhan energi meningkat sehingga metabolisme menjadi lebih cepat.
"Selain itu juga bagus untuk metabolisme tubuh. Karena darah keluar, metabolisme menjadi lebih cepat," katanya.
5. Membantu Membakar Kalori
Meningkatnya metabolisme setelah donor darah secara tidak langsung juga dapat membantu pembakaran kalori. Meski bukan metode utama untuk menurunkan berat badan, donor darah bisa menjadi manfaat tambahan bagi orang yang sedang menjalani program diet sehat.
"Secara tidak langsung juga bisa membantu membakar kalori bagi yang sedang menjalani program diet," ujar Haliza.
Meski memiliki berbagai manfaat kesehatan, dr Haliza mengingatkan bahwa donor darah hanya dapat dilakukan oleh orang yang memenuhi persyaratan medis.
Dia pun mengajak masyarakat yang dalam kondisi sehat untuk rutin mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus menjaga kesehatan diri.
Editor: Muhammad Sukardi