5 Ras Anjing yang Cocok Dipelihara oleh Orang Berusia 50 Tahun ke Atas
JAKARTA, iNews.id - Inilah ras anjing yang anjing yang cocok dipelihara oleh orang berusia 50 tahun ke atas. Anjing bisa disebut sebagai salah satu hewan peliharaan favorit.
Mereka juga merupakan hewan yang cerdas. Berikut ini 5 ras anjing yang cocok dipelihara oleh orang berusia 50 tahun ke atas. Apa saja?
Anjing poodle atau pudel memiliki bentuk tubuh yang unik dengan leher panjang, punggung lurus, ekor agak merapat, kaki panjang, moncong yang panjang dengan model telinga menurun.
Anjing ini juga dikenal sangat lincah dan aktif. Namun, perlu diketahui bahwa pudel tidak suka diabaikan atau ditinggal.
Cegah Peredaran Narkotika, Anjing Pelacak BNN Periksa Barang Bawaan Pemudik
Anjing kecil populer lainnya yang cocok dipelihara lansia adalah shih tzu. Ras anjing ini memiliki berat 4 hingga 7,2 kilogram dan merupakan anjing yang mudah untuk ditangani
Welsh Corgi merupakan ras anjing yang memiliki tubuh kecil yang pendek dan kokoh. Anjing ini punya ciri fisik yang mudah dikenali melalui ciri fisiknya, misalnya adalah bulunya yang berwarna coklat dan putih, mata berbentuk oval dan berwarna cokelat gelap.
Polisi Masih Dalami Kasus Dugaan Pencurian Anjing di Tangerang
Meski berukuran kecil, ras anjing ini memiliki umur yang lebih panjang dibanding anjing bertubuh besar.
Strategi Cerdik Gajah Mada Taklukkan Bali, Lawan Kalah Gara-Gara Anjing
Anjing pomeranian merupakan hewan favorit para ratu terdahulu dan bisa dijadikan teman yang ideal.
Anjing ini memiliki tubuh kecil berukuran sekitar 8-11 inci dan berat 1-3 kilogram. Pomeranian juga merupakan anjing yang sangat bersahabat dan bersemangat.
Maltese adalah anjing kecil putih yang klasik. Kebutuhan perawatan untuk maltese ini sangat sederhana dan hanya perlu dibawa ke groomer profesional untuk menjaga bulunya.
Memiliki berat sekitar 1,8 hingga 3,1 kilogram, maltese termasuk anjing yang mudah untuk dilatih.
Nah, itulah deretan ras anjing yang anjing yang cocok dipelihara oleh orang berusia 50 tahun ke atas.
Editor: Komaruddin Bagja